Kegiatan Pemerintahan
14 Juni 2017, 20:09 WIB
Foto : 3. Pihak BNI sedang melakukan verifikasi berkas salah satu KPM sebelum menerima buku rekening.. (nur fuadi)

Tubankab - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tuban bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dan Himpunan Bank Negara (Himbara) menyelenggarakan kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Tuban, Rabu (14/06).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari launching Bantuan Non Tunai PKH oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Pendopo Krido Manunggal Tuban (22/05).

Kepala Bidang Pengembangan, Perlindungan dan Jaminan Sosial, Rita Zahara menyampaikan, dalam penyaluran bantuan non tunai ini, tiap-tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapat bantuan sebesar Rp.1.890.000 per tahun dengan 4 kali tahap pencairan melalui buku rekening.

Rita menilai, prosedur pencairan yang menggunakan buku rekening ini menyebabkan BNI memakan waktu yang tidak singkat dalam mempersiapkan buku rekening dan kartu Anjungan Tunai Mandri (ATM). Karena, lanjut Rita, penerimanya adalah kalangan tidak mampu yang tidak semuanya terbiasa dengan dunia perbankan.

“Hari ini, ada 620 KPM yang dijadwalkan menerima bantuan non tunai,” tutur Rita.

Selain itu, Rita menegaskan, penyaluran bantuan non tunai PKH ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan. Oleh sebab itu, imbuhnya, KPM harus benar-benar dari kalangan keluarga yang tidak mampu dan tidak menyalahgunakan bantuan yang sudah diterima.

“Semoga KPM tidak konsumtif dan bantuan non tunai bisa ditabung,” harapnya. (nur fuadi/hei)