Kegiatan Pemerintahan
15 Juni 2017, 20:33 WIB
Foto : Kepala Dinsos dan P3A Kabupaten Tuban Nurjannah, SH. MM (nanang wibowo)

Tubankab-Demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak P3A Kabupaten Tuban menggagas sebuah terobosan baru berupa “on call” di bidang sosial, yakni untuk penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Kepala Dinsos dan P3A Kabupaten Tuban  Nurjannah, SH. MM saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (15/06) mengatakan, inovasi yang masih dalam tahap perkembangan ini diyakini akan menjadi terobosan yang mampu memberi dampak positif bagi pelayanan masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat akan lebih cepat,’’ kata mantan Camat Jatirogo ini.

Kendati masih dalam perkembangan, Nurjanah mengkalim jika terobosan ini sudah dicanangkan sejak 2015 silam, dan sudah memiliki nomor telepon. Akan tetapi, karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM), akibatnya belum terealisasi hingga saat ini.

“Inovasi ini memerlukan banyak SDM, mulai staf yang stand by 24 jam di kantor. Inilah yang masih menjadi kendala dalam realisasi terobosan ini,” ungkapnya.

Menurut perempuan berjilbab ini, dinasnya cukup terbantu dengan adanya aplikasi Taprose dari Pemerintah Kabupaten Tuban. Meskipun inovasi on call belum terwujud, dengan adanya Taprose, pihaknya bisa mengetahui aduan dari masyarakat.

“Saya pikir ini ada koneksivitasnya dengan kegiatan kami (on call). Aduan dari masyarakat nanti bisa kita tindak lanjuti, dan kita jawab kalau memang memerlukan jawaban,” beber Nur.

Nur menambahkan, untuk bidang P3A, pihaknya sampai saat ini masih dalam tahap belajar. Ia membandingkan dengan daerah lain. Di daerah lain, imbuh Nur, P3A menjadi satu OPD, sedangkan di sini (Tuban) tergabung dengan dinas sosial.

“Di daerah lain P3A menjadi satu OPD, sehingga SDM-nya banyak, kita di sini hanya satu bidang dan 3 kasie, untuk SDM, kita masih belum cukup,” pungkas Nur. (nanang wibowo/hei)