Kegiatan Pemerintahan
11 Agustus 2017, 14:32 WIB
Foto : Seorang anggota TNI AD membantu petani di sawah. (nurul jamilah)

Tubankab - Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini menargetkan program luas tambah tanam (LTT) padi sebesar 75 juta hektare. Untuk mensukseskan program tersebut Kementan menggandeng beberapa pihak, salah satunya dengan melibatkan TNI Angkatan Darat (AD).

Upaya pendampingan oleh TNI Angkatan Darat Kabupaten Tuban untuk mengawal dan mendukung program swasembada pangan pemerintah mulai menampakkan hasilnya. Saat ini, capaian target LTT padi di Tuban telah mencapai 95 ribu hektare, dari target yang diberikan sebesar 101 ribu hektare.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0811 Tuban Mayor Infantri Suko Edi Winarto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (11/08) mengatakan, upaya untuk mensukseskan program swasembada pangan melalui LTT telah dilaksanakan dengan baik.

“Kerjasama serta koordinasi antara Babinsa dengan petani dan penyuluh sudah terjalin dengan baik,’’ kata Suko Edi.

Sehingga, tukas Suko,  LTT hingga bulan ini telah mencapai 95 ribu hektare atau sekitar 90 persen lebih dari 101 hektare target yang ditentukan.

Kasdim berharap, hingga akhir tahun capaian LTT dapat melebihi target yang ditentukan. Seperti tahun lalu, dari target 96 ribu hektare, dapat terlaksana seluas 115 ribu hektare, dengan Indeks Penanaman (IP) petani Tuban mencapai dua persen.

Menurut Suko, peran TNI untuk ikut mendukung swasembada pangan adalah menyiapkan ketahanan pangan. Seperti, penyiapan lahan, penyediaan atau distribusi prasarana dan sarana produksi, pendampingan dan pengawalan kepada petani, penyediaan atau distribusi produk melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). (nurul jamilah/hei)