Berita Umum
23 Oktober 2017, 10:57 WIB
Foto : Koordinator Turnamen Futsal Pelajar Tuban Subiyakto. (nanang w)

Tubankab - Kompetisi futsal putri mewarnai rangkaian Hari Jadi Kota Tuban (HJT) ke-724 yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kabupaten Tuban di lapangan Futsal Manunggal Tuban, Senin (23/10). Turnamen ini diikuti 16 tim dari para pelajar putri SMP dan 21 tim dari pelajar putri SMA se-Kabupaten Tuban.

Di pertandingan pembuka, untuk kategori SMA, SMAN Tambakboyo berhasil mengalahkan SMK Ma’arif dengan skor 3-0, sedangkan di kategori SMP, SMPN 1 Semanding meraih kemenangan atas SMPN 5 Tuban dengan keunggulan tipis 2-1.

Koordinator Turnamen Futsal Pelajar Tuban Subiyakto mengatakan, selain untuk menjaring bibit atlet futsal putri, turnamen ini juga bertujuan untuk merangsang remaja putri, khususnya untuk lebih menyukai dan familiar dengan futsal.

“Kita tanamakan dulu rasa suka, untuk olahraga prestasi bisa menyusul. Karena yang terpenting adalah kita bisa regenerasi atlet futsal putri,” cetus Mbah To, sapaan akrab Subiyakto.

Diakui oleh Mbah To, tanpa adanya KKGO, maka akan sulit dalam membina dan mengembangkan olahraga futsal di kalangan putri. Sehingga, sambungnya, langkah KKGO sudah tepat dalam menggelar turnamen futsal ini. Selain menyemarakkan HJT, hal ini juga dimaksudkan untuk pembinaan.

Kendati masih perlu mempromosikan futsal di kalangan putri, Guru SMPN 1 Semanding ini juga mengungkapkan, Tuban patut berbangga lantaran SMKN 2 Tuban berhasil mengharumkan nama Bumi Wali di kancah Jawa Timur dengan menjuarai turnamen futsal yang diadakan oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) beberapa waktu lalu.

“Sampai saat ini, yang paling menonjol itu SMK 2 dan SMK PGRI 1 Tuban. Khusus SMK 2 mereka sudah di level provinsi. Nanti kan ada porprov, dan kebanyakan atlet futsal putri berasal dari 2 sekolah itu,” tukas Mbah To. (nanang wibowo/hei)