Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati
20 Nopember 2017, 14:11 WIB
Foto : Bupati Tuban K.H. Fatchul Huda saat membuka acara launching ‘Tuban Menuju Kabupaten Layak Anak’ di Pendopo Krido Manunggal Tuban. (nanang w)

Tubankab - Lingkungan dan keluarga yang ramah anak sangat diperlukan untuk mewujudkan suasana yang kondusif bagi tumbuh kembang anak yang sehat dan berprestasi.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tuban K.H. Fatchul Huda saat membuka acara launching ‘Tuban Menuju Kabupaten Layak Anak’ di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Senin (20/11).

Menurut Huda, anak merupakan anugerah, harapan dan masa depan, sehingga wajib untuk dilindungi dan dijamin hak hidupnya agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan fitrahnya sejak dalam kandungan.

“Anak merupakan bagian dari masa kini yang tidak menjadi objek dalam pembangunan, namun subjek pembangunan yang berperan dalam menentukan masa depan,” tandas Huda.

Menurut bupati dua periode ini, prisnip dasar Kabupaten Layak Anak (KLA) haruslah fokus pada pembangunan anak, yakni anak menjadi pusat pembangunan. Sebab, terang Huda, anak merupakan investasi dan modal pembangunan yang potensial di masa datang.

Bupati yang juga seorang ulama ini mengakui, untuk mewujudkan Tuban sebagai KLA tidaklah mudah karena dibutuhkan dukungan dan kepedulian dari semua pihak, mulai dari pemerintah sampai lingkup terkecil suatu komunitas sosial.

Lebih jauh pria asal Desa Talun, Kecamatan Montong, ini juga menegaskan di samping pemerintah dan dunia usaha, serta media massa, peran keluarga tak kalah penting dalam mewujudkan KLA. Sebab, terangnya, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, sehingga keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam pengasuhan anak berkualitas, yang sudah tentu akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berperilaku mulia.

“Wujud nyata dari pemerintah dalam mewujudkan KLA, yakni diterbitkannya beberapa peraturan tentang perlindungan terhadap korban kekerasan anak dan perempuan, serta terbentuknya Forum Anak Ronggolawe yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Tuban,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, pria 64 tahun tersebut berpesan kepada jajaran OPD yang tergabung dalam gugus tugas pembentukan KLA, agar memahami peran masing-masing demi terwujudnya Kabupaten Tuban sebagai KLA.

“Untuk mewujudkan ini tidak bisa hanya dari dinas terkait, namun semua dinas harus berpartisipasi,” tukas Huda. (nanang wibowo/hei).