Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati
29 Nopember 2017, 18:39 WIB
Foto : Bupati Tuban H Fatchul Huda (kiri) saat menerima penghargaan Swasti Saba Padapa. (humas)

Tubankab - Prestasi di tingkat nasional kembali diraih Pemkab Tuban. Kali ini, Pemkab Tuban dianugerahi penghargaan Swasti Saba Padapa oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Selasa (28/11).

Bertempat di ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Bupati Tuban, H. Fathul Huda menerima tanda penghargaan ini dari dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS. yang merupakan Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM., menyampaikan bahwa yang terpenting dari penghargaan ini adalah langkah tindak lanjut yang diambil. “Koordinasi lintas sektor pelaksana pembangunan yang berwawasan lingkungan, pengembangan perilaku hidup bersih dan sehat adalah ujung dari pembangunan manusia menuju ‘Sehat Keluargaku, Kabupatenku dan Indonesiaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kabupaten/Kota Sehat merupakan suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah. Adapun pihak-pihak yang dilibatkan dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat, di antaranya pemerintah daerah, desa/kelurahan, swasta, tokoh masyarakat, akademisi, media massa dan anggota masyarakat  yang kemudian tergabung dalam Forum Kabupaten/Kota Sehat serta Forum Komunikasi Desa/Kelurahan Sehat.

Penghargaan ini merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan daerah atau kawasan yang sehat di wilayahnya. Sebelum mendapat penghargaan tersebut, Pemkab Tuban harus melewati tahapan proses penilaian yang panjang. Sebelumnya, Pemkab Tuban diharuskan mengirimkan berkas administrasi yang telah ditentukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah dinyatakan lengkap dan sesuai, Pemprov Jatim menyampaikan hasil seleksi kepada Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri untuk melakukan penilaian.

Selanjutnya, tim penilai pusat yang terdiri dari unsur Departemen Kesehatan, Departemen Dalam Negeri dan departemen terkait melakukan kunjungan ke Kabupaten Tuban. Lokasi yang dikunjungi oleh tim penilai pusat, antara lain, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Desa Ngadipura, Kecamatan Widang, Puskesmas Kota Tuban, dan SDN Kebonsari 1. Kemudian hasil dari kunjungan tersebut menjadi dasar penetapan.

Sebagai informasi, pemberian penghargaan ini dilakukan 2 tahun sekali pada November dalam rangka Hari Kesehatan Nasional. Selain itu, penghargaan Swasti Saba terdiri dari 3 kategori. Pertama, Swasti Saba Padapa diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat kualifikasi pemantapan. Kedua, Swasti Saba Wiwerda diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat telah memenuhi kualifikasi pembinaan. Terakhir, Swasti Saba Wistara diberikan kepada Kabupaten/Kota Sehat memenuhi syarat pengembangan.

Saat ini, Pemkab Tuban mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa tahun 2017 untuk Kualifikasi Pemantapan dengan penilaian telah berhasil dengan sangat baik pada 2 jenis tatanan.  Tatanan pertama, yaitu kawasan permukiman, sarana, dan prasarana umum yang meliputi ketersediaan TPA, TPS, hutan Kota dan lain-lain. Tatanan kedua, berupa kehidupan masyarakat sehat dan mandiri yang berkaitan dengan penyelenggaraan program dan kegiatan pola hidup sehat, kotak Pedes, Taman Posyandu, dan Desa Siaga. Selain itu, hal tersebut juga didukung lingkungan sekolah sehat, pasar yang bersih dan sehat serta ketersediaan bank-bank sampah.

Pada kesempatan ini, Bupati Tuban bersyukur atas terpilihnya Kabupaten Tuban untuk mendapatkan penghargaan ini. Lebih lanjut, bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran OPD terkait, sehingga Kabupaten Tuban kembali mendapatkan penghargaan tingkat nasional.  “Harapannya, semoga 2 tahun mendatang akan lebih berhasil untuk memperluas cakupan tatanan kabupaten sehat,” ungkap Bupati Tuban.

Menanggapi harapan tersebut, Ketua Badan Perencanaan Pembanguna Daerah (Bappeda) Kabupaten Tuban, Mustarikah yang didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Wulandari menyampaikan keyakinannya dan optimisnya bahwa ke depan Kabupaten Tuban akan dapat semakin mengembangkan cakupan tatanan Kabupaten Sehat melalui upaya peningkatan sinergisitas lintas sektor dan masyarakat yang semakin mantap, kreatif, dan inovatif. (agus/ dadang/hei)