Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati
13 Desember 2017, 13:36 WIB
Foto : Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tuban Drs. Hari Sunarno.(nanang w)

Tubankab - Tuban menjadi salah satu dari 232 daerah yang menerima penghargaan peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (10/12) lalu.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tuban Drs. Hari Sunarno, saat dikonfirmasi wartawan di sela-sela kesibukannya, Rabu (13/12), mengatakan penghargaan tersebut sebagai kabupaten peduli HAM. Ini merupakan penghargaan ketiga secara berturut-turut yang diperoleh oleh Kabupaten Tuban, setelah dua tahun sebelumnya berhasil menyabet penghargaan yang sama pada 2015 dan 2016.

“Ini tahun ketiga bagi Tuban, bedanya kalau pada 2015 dan 2016 itu hanya 5 indikator dengan 17 klaster, tahun ini lebih ketat, yakni 7 indikator dan 83 klaster,” beber Hari.

Masih menurut mantan Kepala Bagian (Kabag) Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Kabupaten Tuban ini, dengan diraihnya penghargaan tersebut, maka Tuban bisa berbangga diri sekaligus terus berupaya dalam menegakkan HAM. Di mana, terang Hari, HAM merupakan kebutuhan dasar dari semua masyarakat tanpa terkecuali.

Hari juga membeberkan, pada acara tersebut, Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang sudah mengembangkan wawasan peduli HAM.

“Saya apresiasi kinerja semua pihak, mulai dari pemda hingga wali kota yang mengembangkan daerah berwawasan HAM, dan juga Komisi Nasional (Komnas) HAM, serta rekan-rekan aktivis HAM, terima kasih,” ungkap Presiden.

Presiden juga memberikan penghargaan secara simbolis kepada 3 provinsi, yakni Jawa Tengah, Bangka Belitung dan Bali. Sedangkan untuk kabupaten dan kota penghargaan secara simbolis diwakili oleh Kota Solo,Gunungsitoli dan Ambon, serta kabupaten meliputi Tapin, Sangihe, dan Mimika. (nanang wibowo/hei)