Kegiatan Pemerintahan
08 Februari 2018, 16:02 WIB
Foto : Panen Raya padi di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. (nurul jamilah)

Tubankab - Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban menjadi lokasi panen padi dan serab gabah (Sergab) Kementerian Pertanian. Sedikitnya 155 hektare padi di Desa Kendalrejo dan 89 hektare di Desa Mojo, Kecamatan Soko dipanen dan langsung dilakukan penyerapan di lapangan, Kamis (08/09).

Turut hadir dalam acara tersebut, Dirjen Tanaman Pangan Kemenpan, Aster Kasad Mayjen TNI Suparyodi, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, Forkopimda, serta seluruh Danrem Jajaran Kodam Brawijaya.

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein memaparkan, produksi padi pada 2017 mencapai 627.774 ton dan dikonversi menjadi beras sebesar 395.122 ton. "Dari jumlah tersebut, yang menjadi komsumsi masyarakat Tuban hanya 40 persennya saja, sisanya sekitar 60,06 persen alami surplus," terangnya.

Wabup juga menjelaskan perihal impor beras yang saat ini banyak dikawatirkan oleh masyarakat petani di wilayahnya. "22 hektare akan dipanen di Februari hingga Maret mendatang. Kalau di bulan itu pemerintah mengimpor, petani kita pusing, karena sedikit banyak pasti akan mempengaruhi harga gabah jadi anjlok," jelentreh wabup.

Sementara itu, Aster Kasad Mayor TNI Suparyodi memerintahkan kepada seluruh Babinsa agar melaksanakan penyerapan gabah langsung di sawah petani, dan dibayar secara tunai. "Semua Babinsa saya perintahkan untuk membeli gabah petani di tempat dan harus dibayar secara tunai saat itu juga. Sesuai perintah presiden, petani harus sehahtera," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, wabup ketika ditemui usai acara panen raya mengatakan, pihaknya akan terus mengawal penyerapan beras dan gabah lewat Diskoperindag. "Jika diakumulasi, 250 ton akan dipanen per harinya. Kalau uangnya ada, ya akan dilaksanakan," tegasnya.

Wabup berharap, perintah Aster Kasad dapat dilaksanakan secara nyata. "Ya saya berharap dapat dilaksanakan perintahnya hingga di lapangan seperti tadi, petani kami dapat memperoleh uang secara langsung habis panen di sawah," pungkas wabup. 

Diketahui, Tuban menjadi perhatian Kementerian Pertanian, sebab akan dijadikan pilot project pengembangan pertanian. Selain itu, Tuban juga merupakan salah satu penyumbang lumbung padi nasional. 

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis Kredit Usaha Tani dan Kartu Tani oleh Wakil Bupati Tuban kepada petani setempat. (nurul jamilah/hei)