Kegiatan Pemerintahan
13 Februari 2018, 21:15 WIB
Foto : Siswa-siswi mendapatkan pembekalan pembentukan kader bela negara. (nurul jamilah)

Tubankab - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tuban menggelar apel Pembukaan Peningkatan Kesadaran Bela Negara Melalui Pembentukan Kader Bela Negara Pemkab Tuban Tahun 2018, di Kompi Senapan C521 Tuban, Selasa (13/02) sore.

Kepala Kesbangpol Hari Sunarno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendayagunakan peran generasi muda dalam peningkatan kesadaran bela negara, serta membekali pengetahuan dan pemahaman permasalahan yang ada di bangsa dan negara.

“Peningkatan kesadran bela negara khususnya bagi generasi muda harus mendapatkan perhatian yang lebih. Generasi muda memiliki peranan penting untuk memahami nilai-nilai kebangsaan, kebersamaan, dan mutualisme yang berperan untuk melanjutkan jalannya pembangunan di era mendatang,” terang Hari.

Lebih lanjut hari menyampaikan, Presiden Soekarno pernah mengatakan, untuk menjatuhkan suatu bangsa, akan sangat mudah apabila diawali dengan penghancuran karakter dan budaya bangsanya.

“Pembentukan karakter kebangsaan ini tidaklah mudah, diperlukan upaya yang sungguh-sungguh, bahkan harus dimulai sejak dini. Oleh karena itu, Kesbangpol Kabupaten Tuban perlu menyelenggarakan kegiatan ini, dengan peserta para generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Tuban Amin Sutoyo mewakili Bupati Tuban, dalam arahannya menyampaikan, dukungan penuh Pemkab berikan atas terselenggaranya acara tersebut. “Pemkab sangat mendukung, sebab tujuan mulia dari program ini adalah demi menciptakan generasi muda yang mencintai bangsa dan negara,” kata Amin.

Menurut Amin, Indonesia adalah negara yang kaya, maka tidak berlebihan jika rakyat berharap bahwa bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar, yang diperhitungkan di kancah internasional. “Menjadi bangsa yang besar bukan mimpi belaka, sebab sejarah telah mencatat bahwa kita pernah menjadi bangsa yang disegani,” kata Amin.

Di depan para siswa, Amin menegaskan, tantangan terbesar adalah bagaimana cara mewujudkan kembali kebesaran dan kebanggaan tersebut. Membangun kembali karakter bangsa sebagai langkah awal untuk mencapai cita-cita. “Yang penting adalah bagaimana diri kita dalam menguatkan rasa cinta kita kepada bangsa melalui apapun yang kita kerjakan saat ini.  Jangan tanya negara sudah memberi kalian apa, tetapi tanya diri kalian sendiri, apa yang sudah kalian berikan untuk negara ini. Bela negara bukan hanya dengan mengangkat senjata, tetapi bagaimana usaha kita sebagai putra bangsa memberikan yang terbaik untuk negara melalui hal baik yang kita lakukan saat ini,” pungkas Amin.

Adapun kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari siswa-siswi SMA, MA, dan SMK, terdiri dari 25 siswa dan 25 siswi. Pelaksanaan pembekalan akan berlangsung mulai 13 hingga 15 Februari 2018 di Kompi Senapan C521 Tuban.

Pemateri melibatkan, DANDIM 0811 Tuban, Kapolres Tuban, Kepala Kesbangpol, dan pelatih bela negara yang merupakan kader bela negara tahun 2017, yang telah mengikuti diklat bela negara tingkat Jawa Timur tahun lalu. (nurul jamilah/hei)