Berita Umum
14 Februari 2018, 08:45 WIB
Foto : Logo tolak Hari Kasih Sayang.

Tubankab – Setiap 14 Februari oleh kalangan pelajar sering diperingati Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day. Perayaan hari tersebut sering kali disalahartikan atau menyimpang dari koridor aqidah ke arah hal yang negatif, bahkan menjurus ke arah maksiat.


Oleh sebab itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban mengeluarkan edaran menindaklanjuti Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur nomor: Kep.03/SKF.MUI/JTM/I/2017 yang terbit padal 27 Januari 2017 lalu, yang menyatakan bahwa segala bentuk pengucapan dan perayaan Valentine’s Day adalah Haram.

Maka dari itu, Kemenag Tuban telah menerbitkan surat tertanggal 13 Februari 2018 yang ditujukan kepada Bapak/Ibu guru kepala madrasah dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk melarang siswa siswinya melakukan kegiatan apapun atau perayaan apapun dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan Valentine’s Day pada 14 Februari 2018 ini.

Sahid, Kepala Kemenag Tuban saat dikonfirmasi Rabu (14/02) mengatakan, pihaknya telah bersurat kepada semua kepala sekolah dan pengawas PAI pada jajarannya untuk benar-benar melakukan pengawasan kepada siswa siswinya terkait hal tersebut.

“Ini untuk menjaga dan melindungi kemurnian aqidah kita semua, agar hari ini tidak disalahartikan khususnya di kalangan pelajar di Kabupaten Tuban,” pungkasnya. (chusnul huda/hei)