KERAJINAN TANGAN (HANDICRAFT)

Kerajinan Tangan yang memiliki ciri khas suatu daerah seringkali menjadi oleh-oleh yang dicari wisatawan. Souvenir khas Kabupaten Tuban yang bias didapatkan di berbagai obyek wisata di Tuban, antara lain:

  • Batik Tulis dan Tenun Gedog Tuban

    Salah satu jenis batik Tuban yang terkenal adalah Batik Gedog. Batik tenung Gedog Tuban adalah salah satu jenis batik di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri. Gedog berasal dari bunyi dog-dog yang berasal dari alat menenun batik. Perajin batik di Tuban, secara turun temurun membatik pada kain tenun. Proses pembuatan Batik Gedog butuh waktu sekitar tiga bulan. Pasalnya, perajin batik harus melewati proses panjang memintal benang, menenun, membatik dan pewarnaan dengan bahan alami.

    Batik Gedog tidak bisa dilepaskan dari sejarah Tuban. Batik ini pertama kali dibawa langsung Laksamana Cheng Ho dari China (Tiongkok) pada masa pemerintahan Majapahit. Nuansa China dari Batik ini sangat melekat. Itu terlihat dari gambar Burung Hong yang menjadi kekhasan batik tersebut. Setelah masuk Tuban, batik ini diadopsi Ki Jotro, pengikut Ronggolawe. Saat Ronggolawe memberontak Majapahit, dia dan pengikutnya bersembunyi di hutan. Dalam persembunyian itulah, Jotro yang kemudian namanya dipakai nama alat tenun tradisional membuat pakaian untuk pasukannya. Semula, pakaian dari kain tenun tersebut bermotif garis-garis sesuai alur benang. Namun setelah pengaruh batik dari Laksamana Cheng Ho, kain batik ini juga dipakai oleh pengikutnya.

    Motif – motif batik di Kabupaten Tuban dari sejumlah sentra kerajinan batik dan tenun khas Tuban dengan jumlah unit usaha mencapai 671 unit yang terdapat di beberapa wilayah pedesaan, antara lain :

    • Batik Gedog, terdapat di desa : Margorejo dan Gaji (Kecamatan Kerek).
    • Batik Tulis, terdapat di desa : Karang, Prunggahan Kulon, Semanding (Kecamatan Semanding), Gesikharjo (Kecamatan Palang), dan Karanglo (Kecamatan Kerek).
    • Tenun Gedog, terdapat di desa : Gaji, Margorejo, Kedungrejo (Kecamatan Kerek).

  • Anyaman

    Jenis anyaman terdapat lima jenis, yaitu : anyaman bambu, anyaman daun lontar, ayaman pandan, anyaman rembulung, dan anyaman sabut kelapa. Unit usaha yang memproduksi anyaman sebanyak 888 unit usaha, yang sebagian besar terdapat di Desa Rahayu Kecamatan Soko dan Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak.

  • Gerabah

    Produksi Kerajinan gerabah (tembikar) disamping untuk memenuhi kebutuhan peralatan dapur dan pemasaran ikan olahan, juga mulai dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar pariwisata yakni berbagai aksesoris ruangan berupa guci, vas bunga, pot bunga, asbak dan berbagai desain lainnya. Sentra kerajinan gerabah ini terdapat di kecamatan : Tuban, Semanding, Rengel, Bangilan dan Soko.

  • Sangkar Burung

    Kerajinan sangkar burung banyak dikembangkan di Kecamatan Widang, Plumpang dan Kecamatan Soko. Mulai dari sangkar burung perkutut, sangkar burung kicauan dengan berbagai ukuran. Bahan baku dari bambu dan kayu jati.

  • Meubel Gembol

    Gembol jati adalah penyakit yang menempel pada akar jati yang membentuk tektur alami dan tidak mungkin sama antara satu dengan lainnya. Keunikan inilah yang membuat akar jati yang terdapat gambol menjadi lebih mahal dan semakin banyak gambol yang menempel dan semakin besar ukurannya maka harganya menjadi berlipat-lipat dari akar jati tersebut. Kerajinan ini banyak berkembang dikawasan pedesan yang berdekatan dengan hutan seperti di Kecamatan Jatirogo, Kenduruan, dan Bangilan.

  • Industri Alat Musik

    Industri Alat Musik mencakup usaha pembuatan alat music Gitar, Rebana, yang bahan utamanya dari kayu dan kulit. Industri alat musik ini berada di Kecamatan Rengel, Palang, dan Jatirogo.

comments powered by Disqus