Peserta Jeep Adventure melintasi kawasan pertanian dalam perjalanan wisata dari Agrowisata Kebun Kelengkeng Sugihan. (ist)

Berangkat dari Kebun Kelengkeng, Jeep Adventure Sugihan Ajak Wisatawan Jelajahi Tiga Destinasi

  • 27 July 2026 11:10
  • Yavid
  • Umum,
  • 289

Tubankab - Deretan jeep membawa peserta menyusuri tiga destinasi wisata di Kecamatan Merakurak dan sekitarnya, Minggu (26/7) Berangkat dari Agrowisata Kebun Kelengkeng Sugihan, perjalanan berlanjut menuju Pantai Semilir Desa Socorejo dan Ecopark Kambangsemi PT Semen Indonesia sebelum kembali ke titik awal.

Jeep Agrowisata Kebun Kelengkeng Sugihan merupakan uji coba layanan usaha edukasi baru yang dikembangkan Pokdarwis Bulu Raya selaku pengelola agrowisata. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dari kawasan Agrowisata Kebun Kelengkeng Sugihan.

Kepala Desa Sugihan, Warsito mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan potensi wisata lintas desa dalam satu perjalanan. Selain Kebun Kelengkeng Sugihan, peserta diajak mengunjungi Pantai Semilir dan kawasan reklamasi pascatambang Ecopark Kambangsemi.

“Jeep Adventure Agrowisata bukan sekadar kegiatan wisata, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkenalkan potensi Desa Sugihan, potensi Desa Socorejo maupun Ecopark Kambangsemi kepada masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Menurut Warsito, pengembangan layanan wisata tersebut juga diarahkan agar kunjungan wisatawan dapat membuka peluang ekonomi bagi warga. Agrowisata Kebun Kelengkeng diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengenalkan hasil pertanian, UMKM, serta destinasi lain yang berada di sekitarnya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Desa Sugihan memiliki kekayaan alam, potensi pertanian, dan destinasi wisata yang layak menjadi tujuan kunjungan, sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” tuturnya.

Ia berharap meningkatnya kunjungan ke Kebun Kelengkeng Sugihan dan destinasi dalam rute Jeep Adventure dapat ikut meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, membuka peluang usaha, hingga menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pelaksanaan perdana ini melibatkan komunitas Lontar Jeep serta partisipan dari klub jeep binaan PT Semen Indonesia. Berdasarkan keterangan saat pelaksanaan, sebanyak sembilan jeep berasal dari komunitas dan tiga unit lainnya dari klub jeep binaan PT Semen Indonesia.

Warsito menyebut keterbatasan sarana tidak menghentikan pengelola untuk mencoba layanan baru. Hasil uji coba perdana selanjutnya akan dievaluasi untuk melihat bagian yang perlu diperbaiki sebelum layanan dikembangkan lebih lanjut.

Pemdes Sugihan juga mendorong pengembangan Kebun Kelengkeng dengan memadukan wisata alam dan edukasi pertanian. Menurut Warsito, konektivitas antardestinasi menjadi salah satu cara agar potensi masing-masing desa dapat saling mendukung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, keramahan, dan kualitas pelayanan kepada setiap pengunjung,” ujarnya.

Warsito turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, komunitas Lontar Jeep, klub jeep binaan PT Semen Indonesia, pelaku UMKM, aparat keamanan, dan peserta yang terlibat dalam kegiatan perdana tersebut. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Danramil Merakurak dan Kapolsek Merakurak terhadap kegiatan yang diarahkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Menurutnya, pengembangan rute lintas destinasi akan terus didorong agar potensi wisata desa dapat terhubung dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. (yav)

comments powered by Disqus