Bupati Tuban berdialog langsung dengan pedagang saat meninjau lokasi kebakaran Pasar Baru. (dadang)

Bupati dan Kapolres Tinjau Pasar Baru Pagi Hari, 41 Kios Terdampak Kebakaran

Tubankab - Kebakaran menghanguskan puluhan kios di Pasar Baru Tuban, Kamis (23/4) dini hari. Api yang muncul sekitar pukul 03.10 WIB baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Kapolres Tuban AKBP Alaiddin kemudian turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan penanganan berjalan dan pedagang segera bisa kembali beraktivitas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban menyampaikan, proses pemadaman berlangsung cepat berkat kolaborasi lintas pihak. “Penanganan terasa cepat karena kolaborasi dari seluruh pihak, penanganan kurang lebih sekitar 1 jam 30 menit mulai dari jam 3.10 sampai dengan sekitar jam setengah 5 sudah dipadamkan,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.

Selanjutnya, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Pada saat bersamaan, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab kebakaran.

Data sementara mencatat sebanyak 41 kios dan los terdampak, yang dimiliki sekitar 15 pedagang. “Total dari los dan kios ada 41 kios dan los dan itu dimiliki oleh 15 orang pemiliknya,” kata Bupati.

Kemudian, pemerintah daerah menunggu proses olah TKP sebelum melakukan pembersihan area. Setelah itu, pedagang akan difasilitasi agar dapat kembali berjualan di lokasi tersebut. “Nanti setelah pembersihan area, nanti juga akan langsung kita tempatkan lagi di sini untuk para pedagang-pedagang bisa kembali lagi mencari rezekinya,” ujarnya.

Terkait kerugian yang dialami pedagang, estimasi awal diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta dengan asumsi rata-rata Rp5 juta per kios dari total 41 kios. “Namun, angka ini masih sementara karena belum dilakukan pendataan langsung kepada para pedagang,” terang Mas Lindra.

Di sisi lain, Pemkab Tuban menyiapkan langkah darurat dengan mendirikan tenda sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan sambil menunggu penataan lanjutan. Tak hanya itu, Bupati memastikan akan dilakukan penataan ulang pasar dengan melibatkan pedagang. Langkah ini diambil karena Pasar Baru telah beberapa kali mengalami kebakaran. 

“Ke depan, pemerintah memastikan akan ada penataan ulang. Termasuk perbaikan tata letak kios agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk penyebab kebakaran, masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. “Penjelasan teknis akan disampaikan oleh Kapolres setelah proses kajian selesai,” katanya.

Evaluasi juga akan menyasar fasilitas pendukung, termasuk hidran yang dinilai belum cukup menjangkau seluruh area pasar. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan guna mencegah kejadian serupa. (yavid)

comments powered by Disqus