Dalam Guyuran Hujan, TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Wabup Tekankan Sinergi TNI dan Pemkab Tuban
- 22 April 2026 19:13
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 19
Tubankab - Di tengah guyuran hujan deras, upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 tetap berlangsung khidmat. Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, didampingi Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, secara resmi membuka kegiatan di Lapangan Watu Gajah, Desa Bejagung, Rabu (22/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti personel TNI, Polri, pegawai Pemkab Tuban, serta pelajar.
Wakil Bupati Tuban menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan pembangunan. Ia menyebut kerja sama antara TNI, Pemkab Tuban, Forkopimda, dan masyarakat menjadi kunci dalam memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.
“Kolaborasi lintas elemen ini akan membawa dampak besar. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam membangun daerah,” ujarnya.
Pemkab Tuban juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang secara konsisten memberikan kontribusi bagi percepatan pembangunan. Program ini dinilai mampu menjangkau kebutuhan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan sosial.
Pemkab Tuban berharap program TMMD dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan sasaran yang semakin luas sehingga memberi dampak lebih besar bagi masyarakat.
Wabup juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan mendukung pelaksanaan TMMD agar berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal.
Sementara itu, Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tuban dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang diberikan. Pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan 150 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri yang terbagi dalam unsur komando, tim asistensi, dan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD, serta didukung partisipasi masyarakat.
Pada TMMD ke-128, personel diterjunkan selama satu bulan di Desa Prunggahan Kulon, Boto, dan Jadi. Program fisik meliputi pembangunan jalan penghubung sepanjang 1,5 kilometer, pembangunan lima titik sumur bor, serta rehabilitasi 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan, seperti edukasi wawasan kebangsaan, khitanan massal, nikah massal, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. “Sejumlah kegiatan pra-TMMD juga telah dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.
Dandim Tuban berpesan agar seluruh personel membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui TMMD ke-128 ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sasaran dapat berjalan seiring serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. (agus/yavid)










