Bupati Tuban bersama Kepala MA Sains Bina Insan Kamil menunjukkan buku karya santri dan asatidz. (ist)

Dari Puisi, Santri MA Sains Bina Insan Kamil Tuban Menulis Harapan untuk Masa Depan

  • 20 August 2026 15:13
  • Yavid
  • Umum,
  • 13

Tubankab – Semangat memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan keluarga besar MA Sains Bina Insan Kamil Tuban melalui karya literasi. Asatidz/guru bersama para santri meluncurkan buku antologi puisi berjudul “Merawat Kemerdekaan & Menjemput Masa Depan”.

Buku setebal 125 halaman tersebut memuat kumpulan puisi karya asatidz/guru dan santri. Setiap karya menjadi ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus berisi harapan dan doa agar bangsa Indonesia semakin maju serta generasi muda mampu berkontribusi bagi masa depan bangsa.

Kepala MA Sains Bina Insan Kamil Tuban, Teguh Pambudi Agung, Kamis (20/8), mengatakan lahirnya buku tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, proses penyusunan buku dilakukan melalui program literasi baca dan tulis yang menjadi kegiatan rutin di MA Sains Bina Insan Kamil Tuban. Salah satu program yang dikembangkan ialah One Student One Book, yang mendorong setiap santri untuk memiliki karya.

“Kami ingin setiap santri memiliki karya. Tidak harus selalu berupa buku, bisa artikel, puisi, maupun karya tulisan lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana mereka terbiasa membaca, menuangkan gagasan, kemudian menghasilkan karya,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, buku “Merawat Kemerdekaan & Menjemput Masa Depan” menjadi salah satu hasil dari proses tersebut. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan para santri dan asatidz untuk menuangkan refleksi, rasa syukur, harapan, dan doa melalui karya sastra.

“Buku ini menjadi wujud syukur kami di hari kemerdekaan sekaligus doa dan harapan agar bangsa Indonesia semakin maju. Kami berharap semangat ini terus tumbuh dan semakin banyak karya yang lahir dari para santri maupun asatidz,” imbuhnya.

Teguh mengungkapkan, pihaknya merasa bangga karena karya tersebut mendapat apresiasi dan diterima langsung oleh Bupati Tuban, Wakil Bupati Tuban, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban.

“Alhamdulillah kami sangat bangga karena buku yang kami buat diapresiasi dan diterima langsung oleh Mas Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda, dan Kepala Kemenag Tuban. Semoga ini menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah untuk senantiasa berkarya,” ungkapnya.

Atas apresiasi tersebut, MA Sains Bina Insan Kamil Tuban semakin terdorong untuk meningkatkan minat membaca dan menulis. Budaya literasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang melahirkan karya dan memberikan manfaat lebih luas.

Komitmen tersebut juga telah ditunjukkan melalui karya-karya sebelumnya. Sebelum meluncurkan “Merawat Kemerdekaan & Menjemput Masa Depan”, MA Sains Bina Insan Kamil Tuban telah menghasilkan buku berjudul “Resolusi Jihad Santri Gen Z” yang juga pernah diberikan kepada Bupati Tuban.

Buku tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Tuban yang turut memberikan kata motivasi. Dukungan tersebut kemudian menjadi dorongan bagi keluarga besar MA Sains Bina Insan Kamil Tuban untuk terus mengembangkan kreativitas dan produktivitas santri melalui literasi.

“Harapan kami ke depan, para asatidz dan santri semakin meningkatkan budaya literasi, semakin gemar membaca, semakin berani menulis, dan semakin banyak menghasilkan karya. Karena dari karya-karya itulah gagasan dan kontribusi generasi muda untuk masa depan bangsa dapat terus tumbuh,” pungkas Teguh. (kdg/yav)

comments powered by Disqus