Gema Asmaul Husna di Plumpang, Ruang Menanamkan Karakter Religius Sejak Dini
- 10 August 2026 18:34
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 10
Tubankab – Sebanyak 50 kelompok siswa SD dan MI se-Kecamatan Plumpang mengikuti Gema Asmaul Husna di Pendopo Kecamatan Plumpang, Senin (10/8). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal dan menumbuhkan kecintaan terhadap Asmaul Husna sejak dini.
Dari 50 kelompok peserta tersebut, 37 kelompok putri dan 13 kelompok putra. Masing-masing kelompok menampilkan lantunan Asmaul Husna secara bersama-sama di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.
Camat Plumpang, Saefiyudin, S.STP., M.AP., yang membuka kegiatan tersebut, mengapresiasi antusiasme peserta dan sekolah yang ikut berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan bernuansa keagamaan seperti Gema Asmaul Husna dapat menjadi bagian dari pembinaan karakter anak.
“Para peserta terlihat begitu antusias mengikuti jalannya acara. Kami sangat bersyukur suasana tetap religius, khidmat, dan penuh dengan kebersamaan antar semua pihak yang hadir,” kata Saefiyudin.
Menurut Saefiyudin, peringatan kemerdekaan dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai keagamaan. Gema Asmaul Husna juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi antarsekolah dan madrasah di Kecamatan Plumpang.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Allah SWT dalam hati anak-anak sejak dini. Selain itu, ini juga wadah efektif untuk mempererat silaturahmi, sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Kepala SDN Sumberagung 3, Trihastuti Nuranggini, yang turut mendampingi siswa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keikutsertaan siswa tidak semata untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga memberi kesempatan kepada anak untuk belajar membangun kebersamaan dan memahami nilai yang terkandung dalam Asmaul Husna.
“Tujuan utama kami (pihak sekolah) di sini adalah untuk membangun kebersamaan dan silaturahmi yang kuat antarpeserta, sekolah/madrasah, guru, dan masyarakat. Lebih penting lagi, ini untuk mendorong anak-anak agar memahami dan mengamalkan nilai-nilai Asmaul Husna dalam kehidupan mereka sehari-hari,” tutur Trihastuti.
Melalui Gema Asmaul Husna, Pemerintah Kecamatan Plumpang mendorong kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak terus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda. Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai religius, kebersamaan, dan akhlak sejak usia sekolah. (sis jp/yav)










