Gubernur Jatim dan Bupati Tuban Tinjau Pasar Murah Doromukti, Jaga Stabilitas Harga Pangan
- 05 March 2026 20:44
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 32
Tubankab - Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE., meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kelurahan Doromukti, Kecamatan Tuban. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah bersama Bupati Tuban juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga. Bantuan berupa beras diberikan kepada para lansia, sedangkan telur disalurkan kepada ibu hamil serta anak-anak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa pasar murah di Kelurahan Doromukti merupakan lokasi ke-33 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak awal tahun hingga Maret 2026. Program tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.
“Pasar murah ini menjadi bentuk penguatan bagi langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Khofifah, Kamis (5/3).
Menurutnya, upaya pengendalian inflasi dilakukan dengan menghadirkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau serta mendekatkan lokasi penjualan kepada masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa lokasi pasar murah sengaja dipilih di kawasan permukiman yang jauh dari pasar tradisional. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Berbagai komoditas yang dijual di pasar murah ini dipastikan memiliki harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Selain itu, Khofifah menambahkan pelaksanaan pasar murah menjadi semakin penting pada bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut biasanya terjadi peningkatan pengeluaran rumah tangga masyarakat.
“Di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri biasanya ada peningkatan pengeluaran. Karena itu pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Alumnus Universitas Airlangga ini juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying. Masyarakat diharapkan membeli bahan pangan sesuai kebutuhan.
“Pemerintah akan terus mengupayakan agar bahan pangan tetap mudah diakses masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tuban. Ia menegaskan Pemkab Tuban juga terus melakukan berbagai langkah strategis melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID untuk memastikan ketersediaan serta keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Tuban juga menggelar pasar murah Ramadan di 20 kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, diharapkan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang serta kebutuhan pokok tetap terjangkau. (agus/yavid)










