IJTI Pantura Raya Salurkan Air Bersih, Warga Grabagan Sambut Bantuan untuk Kebutuhan Sehari-hari. (ist)

HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Gelar Aksi Sosial Dropping Air untuk Warga Grabagan Tuban

Tubankab – Dalam rangka memperingati HUT ke-28, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya menggelar aksi sosial berupa dropping air sebanyak 30.000 liter ke wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Kamis (3/9).

Dalam pelaksanaannya, IJTI berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tuban, Polresta Tuban, Kodim 0811 Tuban, serta Perumda Air Minum Tirta Lestari Kabupaten Tuban. Pemberangkatan dropping air dimulai dari Makodim 0811 Tuban. Bersama Ketua dan Pengurus IJTI, hadir Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, perwakilan Dinas Kominfo-SP Tuban, serta perwakilan Perumda Air Minum Tirta Lestari.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo dan Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan sama-sama mendoakan IJTI agar tetap solid dan terus menebar manfaat bagi masyarakat. Selain itu, keduanya juga menyatakan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi tersebut.

Mereka juga berharap warga yang terdampak keterbatasan air di Grabagan dapat segera mendapatkan kembali ketersediaan air yang cukup seiring datangnya musim hujan.

Sesuai rencana, sebanyak enam tangki air dikirim kepada warga Kecamatan Grabagan yang membutuhkan. Rinciannya, empat tangki bantuan dari Perumda Air Minum Tirta Lestari dan dua tangki dukungan dari Kodim 0811 Tuban.

Ketua IJTI Korda Pantura Raya, Moh. Mahrus, menyampaikan, dropping air dipilih sebagai salah satu rangkaian HUT ke-28 IJTI karena menyesuaikan kondisi di lapangan. Desa Grabagan dan Gesikan, Kecamatan Grabagan, membutuhkan pasokan air bersih seiring memasuki musim kemarau.

"Selain di wilayah Tuban, kami juga akan menyalurkan air bersih di Bojonegoro sebanyak 16.000 liter. Ini bukan yang terakhir. Ke depan, akan dilakukan kegiatan serupa secara berkala," ujar Mahrus di lokasi, bersama Kapolsek, Danramil, serta Pemerintah Kecamatan Grabagan.

Setelah mengisi air ke jeriken warga, mobil tangki kemudian bergeser ke dusun lain yang telah menunggu kiriman air. Sementara itu, distribusi air langsung dikawal personel TNI-Polri setempat.

Mahrus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut bergandengan tangan menyukseskan aksi sosial dropping air tersebut. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Salah satu warga Grabagan, Jumiatin (38), menyampaikan terima kasih kepada IJTI dan instansi terkait yang telah mengirimkan air bersih kepada warga. Menurutnya, ketersediaan air sangat penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama saat musim kemarau.

"Selain untuk mencuci, air bersih juga kami pakai untuk memberi minum hewan ternak," katanya.

Selain menunggu dropping air, warga selama ini juga kerap membeli air tangki untuk mengisi toren. Biayanya pun tidak sedikit, yakni mulai Rp80.000 hingga Rp160.000 untuk sekali pengiriman.

"Semoga kemarau tahun ini tidak panjang, agar tidak sering membeli air," harapnya.

Selain dropping air, IJTI juga menggelar sejumlah kegiatan lain dalam rangkaian HUT ke-28, di antaranya lomba presenter dan talkshow "Beyond Journalism" bagi pelajar di Lamongan. Sementara itu, puncak acara akan digelar di Pendopo Lamongan pada 7 September 2026. (kdg/yav)

comments powered by Disqus