Kostum megah dan warna-warni semarakkan Klotok Cultural Carnival 2026. (ist)

Klotok Cultural Carnival 2026, Kreativitas Warga Berpadu dengan Semarak Budaya

Tubankab – Atribut kostum berukuran besar, mahkota bernuansa keemasan, hingga riasan para pemuda-pemudi lokal menarik perhatian masyarakat sepanjang rute yang dilalui. Kreativitas warga Desa Klotok terlihat dari beragam penampilan yang ditampilkan dalam Klotok Cultural Carnival 2026.

Tak hanya dari kostum, kemeriahan karnaval juga terasa melalui dentuman sistem suara (sound system) yang digunakan sejumlah kontingen. Kehadiran sound system berdaya besar turut mengiringi penampilan peserta dan menambah semarak suasana sepanjang rute karnaval.

Meski menggunakan sound system berukuran besar, panitia dan seluruh kontingen tetap memperhatikan ketentuan mengenai batas tingkat kebisingan. Mereka mematuhi ambang batas suara yang ditetapkan, yakni maksimal 125 dB untuk sound statis dan 85 dB untuk sound dinamis.

Dukungan pemerintah dan aparat keamanan juga terlihat dalam pelepasan kontingen. Hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Plumpang, di antaranya Plt. Sekcam Plumpang Devy Linggar Buanasari yang mewakili Camat Plumpang, Kapolsek Plumpang Iptu Danny Rhakasiwi, S.H., M.H., serta Danramil Plumpang Kapten Inf. Siswanto.

Sebelum melepas kontingen, Plt. Sekcam Plumpang Devy Linggar Buanasari dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, karnaval tidak sekadar menjadi kegiatan perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga dan melestarikan budaya.

“Acara yang begitu megah ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bentuk nyata pelestarian budaya bangsa yang sangat perlu terus kita jaga dan lestarikan bersama,” ujar Devy.

Sementara itu, Kapolsek Plumpang Iptu Danny Rhakasiwi, S.H., M.H., mengapresiasi konsistensi warga Desa Klotok dalam menyelenggarakan pawai setiap tahun. Menurutnya, kreativitas warga terus berkembang dan memberikan warna tersendiri dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

“Tiap tahun pawai di Klotok selalu beragam, inovatif, dan penuh kejutan. Saya berharap seluruh peserta dan warga tetap menjaga ketertiban serta keamanan hingga acara usai. Apresiasi sebesar-besarnya untuk Desa Klotok yang sukses menggelar acara semegah ini,” ungkap Kapolsek.

Senada dengan itu, Danramil Plumpang Kapten Inf. Siswanto menegaskan peran Desa Klotok dalam menjaga dan mengembangkan kegiatan kebudayaan di tingkat daerah. Ia mengapresiasi kreativitas warga yang mampu menghadirkan kegiatan dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban.

Kemeriahan Klotok Cultural Carnival 2026 pun berakhir dengan antusiasme warga. Kreativitas pemuda-pemudi Desa Klotok menjadi bagian dari upaya memadukan pesan pelestarian lingkungan, warisan budaya, dan semangat persatuan dalam satu perayaan masyarakat. (sis jp/yav)

comments powered by Disqus