Pemkab Tuban Perkuat Kompetensi ASN, Bupati Buka Pelatihan Microsoft Excel Intermediate for Data Analyst Batch 2
- 03 August 2026 15:17
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 37
Tubankab – Pemkab Tuban terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Microsoft Excel Intermediate for Data Analyst Batch 2 yang dibuka langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., di Gedung Assessment and Development BKPSDM Kabupaten Tuban, Senin (3/8).
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Agustus 2026, diikuti ASN perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tuban. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pimpinan OPD. Untuk memastikan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan data di era digital, pelatihan menghadirkan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menegaskan data menjadi fondasi utama dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, kualitas pengelolaan data harus terus ditingkatkan agar setiap program pembangunan memiliki arah dan ukuran keberhasilan yang jelas.
Pemkab Tuban saat ini terus melakukan pembaruan data secara berkala. Setiap program yang dijalankan harus memiliki indikator yang terukur sehingga hasil pelaksanaannya dapat dievaluasi secara objektif.
"Data bukan hanya dikumpulkan, tetapi harus mampu diolah menjadi informasi yang bernilai. Dari sanalah lahir kerangka berpikir dan acuan dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran," tegas Bupati.
Lebih lanjut, Pemkab Tuban tengah melakukan sinkronisasi data antar-OPD maupun dengan instansi pemerintah lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh perangkat daerah memiliki basis data yang sama sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penyusunan kebijakan.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemkab Tuban juga terus mengembangkan sistem pemerintahan berbasis data, mulai dari pelayanan publik, penyusunan program, hingga sistem penilaian kinerja. Menurutnya, transformasi digital harus diimbangi dengan kemampuan ASN dalam mengolah dan menganalisis data.
Melalui pelatihan ini, Bupati berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya sesuai kebutuhan di masing-masing OPD.
"Kolaborasikan materi yang diperoleh selama pelatihan dengan variabel dan kondisi riil di perangkat daerah. Setelah pelatihan selesai, ilmu yang didapat harus benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat," pesannya.
Bupati Tuban juga meminta para pimpinan OPD memberikan perhatian serius terhadap penguatan budaya kerja berbasis data di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil harus didasarkan pada data yang konkret, akurat, dan mutakhir agar pembangunan di Kabupaten Tuban semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelatihan Microsoft Excel Intermediate for Data Analyst Batch 2 ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak ASN yang semakin profesional, adaptif, dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan Kabupaten Tuban yang modern, efektif, dan berbasis data melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia akademik.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban, Fien Roekmini Koesnawangsih, menambahkan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi ASN agar mampu menjawab kebutuhan birokrasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pengelolaan data. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan peserta yang berasal dari setiap OPD.
"Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi ASN sehingga mampu mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang lebih baik," tuturnya.
Fien mengatakan kolaborasi dengan akademisi ITS Surabaya diharapkan dapat memberikan wawasan sekaligus praktik terbaik (best practice) dalam pengolahan dan analisis data. Dengan demikian, peserta tidak hanya menguasai fitur-fitur Microsoft Excel tingkat menengah, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung penyusunan kebijakan berbasis data. (ags/yav)










