Rapat koordinasi Pemkab Tuban bersama OPD, Pertamina, Hiswana Migas, dan agen LPG guna memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap aman dan terkendali. (yavid)

Pemkab Tuban Perkuat Pengendalian Distribusi LPG dan Jaga Stabilitas Pasokan

Tubankab - Meningkatnya pembelian LPG 3 kilogram secara tidak biasa di tengah kekhawatiran masyarakat mendorong Pemerintah Kabupaten Tuban bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi Distribusi LPG di Gedung KORPRI Kabupaten Tuban, Senin (6/4), guna memastikan pasokan tetap aman dan terkendali.

Dalam rapat yang dihadiri Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah terkait, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Tuban, Hiswana Migas, serta agen LPG se-Kabupaten Tuban, dibahas langkah bersama untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan masyarakat tetap memperoleh LPG sesuai kebutuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menegaskan komitmen seluruh pihak dalam menjaga stabilitas distribusi. “Insyaallah kita dalam distribusi khususnya LPG 3 kilo ini akan berkomitmen semuanya clear, aman, terkendali,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Tuban memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga melalui dukungan Pertamina yang telah menambah distribusi sekitar 102 ribu tabung di wilayah Kabupaten Tuban serta menerapkan penyaluran yang lebih fleksibel menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, Pemkab Tuban menegaskan bahwa pembelian LPG 3 kilogram dilakukan melalui pangkalan resmi guna memastikan distribusi lebih terkontrol serta harga tetap sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi.

Adapun di Kabupaten Tuban terdapat 32 agen dengan sekitar 1.386 pangkalan yang tersebar di berbagai wilayah, sehingga akses masyarakat terhadap LPG 3 kilogram dapat terpenuhi.

Di sisi lain, Pemkab Tuban juga menekankan transparansi harga dengan mewajibkan setiap pangkalan mencantumkan Harga Eceran Tertinggi secara jelas sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, pengawasan distribusi diperkuat melalui sistem pelaporan secara real time mulai dari agen hingga pangkalan. Koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan Hiswana Migas juga terus ditingkatkan untuk memastikan ketersediaan stok di lapangan tetap terpantau.

Masyarakat juga diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan situasi tetap kondusif. Melalui langkah tersebut, Pemkab Tuban berkomitmen menjaga stabilitas distribusi LPG serta memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara aman dan terkendali. (yavid)

comments powered by Disqus