Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka 2026 Dibuka, Wabup Tuban: Tanamkan Jiwa Patriotik dan Cinta Tanah Air
- 04 August 2026 15:58
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 22
Tubankab – Sebanyak 76 putra-putri terbaik Kabupaten Tuban resmi memasuki Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026. Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, secara resmi membuka Diklat Paskibraka Kabupaten Tuban Tahun 2026 di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Selasa (4/8). Pembukaan diklat tersebut dihadiri Kasdim Tuban, Kasat Samapta Polres Tuban, jajaran pelatih, pembina, serta para calon anggota Paskibraka Kabupaten Tuban.
Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan petugas pengibar bendera pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Mereka merupakan putra-putri terbaik yang disaring dari 490 pelajar SMA, MA, dan SMK se-Kabupaten Tuban," ungkapnya.
Ia menjelaskan, Paskibraka tidak hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda dalam menanamkan disiplin, semangat kebangsaan, dan cinta tanah air.
Wakil kepala daerah ini berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kondisi fisik maupun mental selama mengikuti pendidikan dan pelatihan. Selain itu, peserta diminta menjiwai semangat patriotik, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mengikuti setiap arahan dan instruksi pelatih dengan sungguh-sungguh.
"Jaga kondisi fisik dan batin, laksanakan setiap perintah pelatih dengan penuh kesungguhan. Manfaatkan kesempatan ini untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan," pesannya.
Selain itu, para calon anggota Paskibraka diminta menjaga nama baik diri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Tuban selama mengikuti seluruh rangkaian diklat. Ia mengingatkan agar peserta menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin, menjaga kekompakan, saling menghormati, serta menumbuhkan sikap rendah hati.
"Jadilah generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya maupun masyarakat. Tunjukkan bahwa Paskibraka bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga cerminan generasi penerus bangsa yang berkualitas," tegasnya.
Lebih lanjut, Joko Sarwono berharap para pelatih dan pendamping memberikan pembinaan secara optimal dengan tetap memperhatikan kondisi fisik dan mental para peserta. Ia berharap seluruh proses pendidikan berjalan aman, tertib, dan mampu menghasilkan anggota Paskibraka yang siap menjalankan tugas dengan baik.
Selain itu, ia meminta seluruh pihak mempersiapkan setiap kebutuhan secara maksimal hingga pelaksanaan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tuban.
"Dengan persiapan yang matang, saya yakin para calon Paskibraka akan mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera dengan penuh tanggung jawab serta menjadi kebanggaan Kabupaten Tuban," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto, menyebut para calon anggota Paskibraka yang terpilih telah melalui serangkaian tahapan seleksi. Pada tahun ini, sebanyak 490 pelajar SMA, MA, dan SMK se-Kabupaten Tuban mengikuti seleksi.
"Dari jumlah tersebut terpilih 78 siswa. Sebanyak dua siswa dikirim ke tingkat provinsi dan 76 siswa mengikuti tahapan Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Tuban," terangnya.
Yudi menambahkan, setelah mengikuti upacara pembukaan, 76 siswa tersebut akan menjalani karantina selama 14 hari. Selama masa karantina, mereka akan mendapatkan pembinaan dan materi tentang wawasan kebangsaan dan Pancasila, latihan baris-berbaris, serta pelatihan fisik. (ags/yav)










