Ribuan jamaah melaksanakan Salat Idulfitri di GOR Ranggajaya Anoraga Tuban dalam suasana khusyuk dan tertib. (dadang)

Ribuan Warga Muhammadiyah Tuban Laksanakan Salat Idulfitri di GOR Ranggajaya Anoraga

  • 20 March 2026 07:24
  • Yavid
  • Umum,
  • 25

Tubankab - Ribuan warga Muhammadiyah memadati Lapangan GOR Ranggajaya Anoraga Tuban untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1446 Hijriah, Jumat (20/3) pagi. Meski dilaksanakan berbeda waktu dengan pemerintah, ibadah berlangsung khusyuk, tertib, dan lancar.

Selanjutnya, Lapangan GOR Ranggajaya Anoraga menjadi salah satu dari 49 titik pelaksanaan Salat Idulfitri Muhammadiyah di Kabupaten Tuban. Sejak pagi, jamaah yang mayoritas berasal dari wilayah Tuban Kota datang bersama keluarga dan kerabat, menciptakan suasana kebersamaan.

Kemudian, salat dimulai pukul 06.20 WIB dengan imam dan khatib Ustaz M. Ali Imron, S.Pd.I. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas keimanan dan rasa syukur. “Kita berpuasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi untuk menjadi pribadi yang penuh rasa syukur serta mampu memaksimalkan potensi rezeki untuk mengabdi kepada-Nya,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya melanjutkan amalan baik setelah Ramadan. Menurutnya, bulan Syawal harus menjadi titik awal untuk menjaga konsistensi ibadah dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Supar, warga Kelurahan Sidorejo, mengaku antusias mengikuti Salat Idulfitri bersama keluarga. “Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar dan tertib. Kami sangat bersyukur bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bambang, warga Kelurahan Latsari, yang merasa bahagia dapat merayakan Idulfitri dalam suasana aman dan kondusif. Ia juga mengapresiasi panitia dan pihak terkait yang telah mendukung kelancaran kegiatan.

Dengan demikian, pelaksanaan Salat Idulfitri Muhammadiyah di Kabupaten Tuban menjadi cerminan kebersamaan dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. (dadang/yavid)

comments powered by Disqus