Skrining Varises Gratis, RSUD dr. R. Koesma Ajak Warga Kenali Risiko Sejak Dini
- 06 August 2026 13:51
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 28
Tubankab – Kaki menjadi bagian tubuh yang sering luput dari perhatian, padahal berperan sebagai tumpuan utama dalam setiap aktivitas. Berangkat dari pentingnya menjaga kesehatan kaki, Pemerintah Kabupaten Tuban melalui RSUD dr. R. Koesma Tuban menggelar skrining varises kaki gratis bagi masyarakat sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula Ronggolawe RSUD dr. R. Koesma Tuban, Kamis (6/8). Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai varises dan pentingnya deteksi dini gangguan pembuluh darah vena.
Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, drg. Heni Purnomo Wati, mengatakan skrining kesehatan menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. Menurutnya, berbagai gangguan kesehatan dapat ditangani lebih optimal apabila diketahui sebelum menimbulkan keluhan yang lebih berat.
"Kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya dan tidak menunggu sampai keluhan menjadi berat. Melalui skrining ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat," ujarnya.
Adapun edukasi kesehatan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiovaskular, dan Vaskular (BTKV) RSUD dr. R. Koesma Tuban, dr. Henderik Agus Nurdiansah, Sp.BTKV., M.Ked.Klin.
Dalam paparannya, dr. Henderik menjelaskan bahwa varises merupakan gangguan pada pembuluh darah vena yang menyebabkan aliran darah tidak berjalan optimal. Kondisi tersebut umumnya ditandai dengan munculnya urat yang menonjol pada kaki, rasa berat, mudah lelah, nyeri, hingga pembengkakan setelah berdiri atau beraktivitas dalam waktu lama.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap varises sebagai persoalan penampilan semata. Padahal, apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Varises bukan hanya persoalan estetika. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menimbulkan keluhan yang memengaruhi kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," jelasnya.
Setelah sesi penyuluhan, peserta menjalani skrining untuk mengetahui kondisi pembuluh darah vena pada kaki. Melalui pemeriksaan tersebut, peserta memperoleh gambaran awal mengenai risiko yang dimiliki sekaligus mendapatkan edukasi terkait langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
Salah satu peserta, Sherly (23), warga Kelurahan Kutorejo, Tuban, mengaku senang dapat mengikuti skrining varises secara gratis. Ia mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial RSUD dr. R. Koesma Tuban dan menilai program semacam ini sangat membantu masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan sekaligus edukasi secara mudah.
"Saya mengetahui informasi kegiatan ini dari media sosial. Menurut saya program seperti ini sangat bermanfaat karena masyarakat bisa memeriksakan kesehatannya tanpa biaya sekaligus mendapatkan penjelasan langsung dari dokter. Semoga ke depan kegiatan seperti ini semakin sering diadakan," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. R. Koesma Tuban berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala semakin meningkat. Selain memeriahkan peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat agar berbagai penyakit dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin. (yav)










