Pelaksanaan pemeriksaan skrining TBC dengan X-Ray. (ist)

Skrining X-Ray Sasar 135 Warga, Desa Siaga TBC Tambakboyo Genjot Deteksi Dini

Tubankab - Guna memperkuat deteksi dini TBC, warga mendatangi Balai Desa Cokrowati, Kecamatan Tambakboyo, Senin (13/4), untuk mengikuti pemeriksaan skrining tuberkulosis (TBC) menggunakan X-ray hasil kolaborasi Puskesmas Tambakboyo dengan Yayasan STPI (Dompet Dhuafa), dengan sasaran 135 orang.

Kegiatan tersebut menghadirkan layanan skrining TBC menggunakan metode X-Ray. Pemeriksaan ini memungkinkan tenaga kesehatan mengetahui kondisi paru-paru warga secara cepat dan akurat. Dengan cara ini, potensi kasus TBC dapat ditemukan lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

Kepala Puskesmas Tambakboyo, dr. Triani, menegaskan skrining menjadi pintu masuk pengendalian penyakit menular. “Skrining ini menjadi langkah penting untuk menemukan kasus TBC lebih awal agar segera ditangani,” ujarnya.

Selain berfokus pada penemuan kasus, kegiatan ini juga diarahkan sebagai upaya preventif. Deteksi sejak dini dinilai mampu menekan risiko penularan di lingkungan masyarakat, sekaligus mempercepat proses pengobatan bagi penderita.

Selanjutnya, pelaksanaan Desa Siaga TBC diharapkan mendorong kesadaran warga untuk rutin memeriksakan kesehatan, terutama terkait penyakit menular. Kesadaran ini menjadi kunci dalam memutus rantai penularan di tingkat desa.

Ke depan, Puskesmas Tambakboyo berkomitmen memperluas cakupan skrining dan edukasi kesehatan. Langkah ini diharapkan memperkuat pengendalian TBC dan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Tuban. (yavid)

comments powered by Disqus