Wabup Tuban Ikuti Diskusi Geopolitik Timur Tengah, Dorong Kesiapsiagaan Ekonomi Daerah
- 25 March 2026 20:49
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 16
Tubankab - Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menghadiri diskusi publik bertema mitigasi dan solusi dampak sosial ekonomi bagi Jawa Timur akibat ketegangan geopolitik Amerika–Israel dengan Iran. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan halal bihalal di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sejumlah kepala daerah se-Jawa Timur turut hadir. Pada kesempatan tersebut, kepala daerah diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah.
Selain itu, diskusi menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat dan kalangan akademisi. Di antaranya Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang bergabung secara daring, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim, serta akademisi Universitas Airlangga Gigih Prihantoro.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang bertindak sebagai pemandu diskusi, menegaskan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak nyata terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.
“Dampaknya tidak hanya pada sektor energi, tetapi juga jalur logistik dan pelaku usaha, terutama UMKM yang mulai merasakan kenaikan harga bahan seperti plastik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Emil menyampaikan bahwa meskipun Jawa Timur mencatatkan kinerja ekonomi positif dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional serta surplus perdagangan internasional, kondisi tersebut tidak boleh membuat daerah lengah. Ia menekankan perlunya langkah antisipatif terhadap potensi gejolak harga, termasuk kemungkinan adanya spekulan dan praktik penimbunan barang.
Untuk itu, Emil meminta seluruh pemerintah daerah mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam memantau dinamika harga serta menjaga stabilitas pasokan, khususnya bahan pokok dan energi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, menyatakan Pemerintah Kabupaten Tuban akan memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kami akan terus memperkuat sinergi bersama TPID dan stakeholder terkait untuk mengantisipasi potensi gejolak harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ungkapnya. (dadang/yavid)










