Warga memanfaatkan Pasar Murah Ramadan 2026 di Kecamatan Semanding untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. (agus)

Warga Semanding Antusias Manfaatkan Pasar Murah Ramadan

Tubankab - Pasar Murah Ramadan 2026 resmi digelar serentak di 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Di Kecamatan Semanding, pelaksanaan pasar murah yang berlangsung di halaman kantor kecamatan disambut antusias warga. Sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Sekretaris Kecamatan Semanding Dwi Putri Novianie, S.STP., M.M., menyampaikan, sejak dibuka pukul 08.30 WIB, warga terus berdatangan. Mayoritas pembeli merupakan ibu rumah tangga yang mencari bahan pokok dengan harga terjangkau. “Alhamdulillah, warga antusias membeli berbagai bahan pokok, terutama komoditas minyak,” jelasnya, Senin (23/2).

Untuk menjangkau lebih banyak warga, pemerintah kecamatan memaksimalkan sosialisasi melalui WhatsApp, media sosial, dan promosi langsung. Sebagai informasi, Pasar Murah Ramadan di Kecamatan Semanding berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026, setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30 hingga 14.30 WIB.

Lebih lanjut, Novi—sapaan Sekcam Kecamatan Semanding—menjelaskan, harga produk yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar. Khusus komoditas minyak dan gula pasir, diberlakukan pembatasan pembelian, yakni maksimal satu kemasan per orang setiap hari.

“Jika ingin membeli lagi, kami persilakan untuk membeli esok hari. Tujuannya agar semua warga kebagian,” sambungnya.

Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan Bank Jatim untuk menyediakan kode QR guna memudahkan transaksi non-tunai sehingga warga tidak perlu menyiapkan uang pecahan kecil.

Meski dilaksanakan pada hari kerja, pelayanan administrasi di kantor kecamatan tetap berjalan. Petugas dijadwalkan bergiliran untuk melayani administrasi dan menjaga stan penjualan. “Usai mengurus dokumennya, warga juga bisa berbelanja,” tandasnya.

Salah satu pembeli asal Desa Prunggahan Kulon, Aulia, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, komoditas yang dijual memiliki kualitas baik dengan harga terjangkau.

Aulia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan, tidak hanya saat Ramadan. “Tidak hanya saat bulan Ramadan, tapi bisa terus dilanjutkan pada bulan berikutnya,” terangnya.

Sebagai informasi, beras SPHP kemasan 5 kilogram yang didukung Bulog dijual Rp58.000. Minyak goreng dijual Rp15.500 per kilogram dan gula pasir Rp17.000 per kilogram. Selain itu, tersedia telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih dengan harga lebih rendah dari pasaran. (agus/yavid)

comments powered by Disqus