Antara Tennis Party 2026, 120 Pasangan dari 13 Daerah Ramaikan Turnamen di Tuban
- 13 October 2026 21:05
- Yavid
- Umum,
- 27
Tubankab – Geliat tenis di Bumi Wali terasa melalui Antara Tennis Party 2026 yang mempertemukan 120 pasangan petenis dari 13 daerah. Peserta tak hanya datang dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, tetapi juga Jakarta. Digelar dengan format terbuka untuk pertama kalinya, turnamen ini memperluas kesempatan bertanding sekaligus mempertemukan komunitas tenis dari berbagai daerah.
Founder Antara Tennis Party 2026, Febri Bara, mengatakan, dibukanya kesempatan bagi peserta luar daerah menjadi langkah penting untuk mengembangkan olahraga tenis di Kabupaten Tuban. Selain menghadirkan persaingan yang sehat, turnamen ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarpemain.
“Penyelenggaraan Tennis Party sebelumnya masih terbatas pada peserta lokal. Pada tahun lalu, kegiatan serupa telah digelar sebanyak dua kali, tetapi belum membuka kesempatan bagi pemain dari luar daerah,” ujar Febri Bara, Selasa (13/10).
Tahun ini, peserta datang dari 13 daerah, yakni Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Semarang, Cilacap, dan Jakarta.
Turnamen tersebut mempertandingkan lima kategori. Ke depan, penyelenggara berencana menambah variasi pertandingan, termasuk kategori advanced open, agar pemain dengan tingkat kemampuan lebih tinggi memiliki ruang untuk berkompetisi.
“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dengan kategori yang semakin beragam. Dengan begitu, semakin banyak pemain memiliki kesempatan untuk berkompetisi,” katanya.
Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, Antara Tennis Party juga diharapkan berkontribusi terhadap pembinaan atlet tenis usia muda di Kabupaten Tuban. Pertemuan dengan pemain dari berbagai daerah dapat menjadi pengalaman sekaligus motivasi bagi atlet junior untuk terus mengasah kemampuan dan mengejar prestasi.
“Harapannya para atlet junior Tuban mampu mengikuti jejak senior mereka yang telah mengukir prestasi di tingkat lebih tinggi. Pembinaan sejak usia dini sangat penting agar atlet daerah mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tegas Bara.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tuban melalui fasilitasi penggunaan lapangan tenis secara gratis bagi peserta. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk dorongan bagi komunitas olahraga untuk menghadirkan kegiatan positif sekaligus memperluas minat masyarakat terhadap tenis.
Dukungan juga datang dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban, KONI Tuban, PELTI Tuban, dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tuban. Keterlibatan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan terhadap risiko bagi atlet dan ofisial selama kompetisi berlangsung.
Dari sektor korporasi dan BUMN, sejumlah pihak turut berkontribusi, di antaranya PT Pertamina EP Sukowati Field, PT Pertamina Hulu Energi Zona 11, PT PLN (Persero), BNI, BRI, BSI, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, serta PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama.
Kolaborasi komunitas olahraga, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan sektor swasta tersebut diharapkan berlanjut untuk mendukung perkembangan tenis di Kabupaten Tuban. Dengan dukungan berbagai pihak, pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi dapat berjalan beriringan.
Melalui format terbuka, Antara Tennis Party berpeluang menjadi ruang pertemuan komunitas tenis lintas daerah di Tuban. Selain memperluas jejaring antarpemain, turnamen ini diharapkan menumbuhkan minat berolahraga, mempererat persaudaraan, dan membuka peluang lahirnya atlet tenis berprestasi dari Bumi Ronggolawe. (kdg/yav)










