GENTONG 2026 Semarakkan Hari Jadi ke-733 Tuban, 21 Kelompok Tongklek Unjuk Kreasi
- 08 November 2026 01:39
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 28
Tubankab – Sebanyak 21 kelompok seni Tongklek memeriahkan Gema Nada Tongklek (GENTONG) Tuban 2026, Sabtu (7/11). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-733 Kabupaten Tuban ini menghadirkan beragam kreativitas musik dan atraksi khas Tongklek yang disambut antusias masyarakat.
Mengambil titik start di Jalan RA Kartini, tepat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban, para peserta bergerak menyusuri Jalan Veteran, Jalan Basuki Rahmad, hingga Jalan Sunan Kalijaga. Sepanjang rute, warga tampak berjejer di tepi jalan untuk menyaksikan penampilan masing-masing kelompok.
Dentuman kentongan yang berpadu dengan instrumen musik tradisional maupun modern menghadirkan suasana meriah. Setiap kelompok menyuguhkan karakter, aransemen, dan kreativitas masing-masing, sekaligus menunjukkan perkembangan kesenian Tongklek di Kabupaten Tuban.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, GENTONG menjadi wadah positif untuk memberikan ruang ekspresi sekaligus mengembangkan potensi para pegiat seni Tongklek di Kabupaten Tuban.
"Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya GENTONG ini. Harapannya, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin, sehingga menjadi agenda budaya yang memberikan ruang bagi para pegiat dan seniman Tongklek di Tuban untuk berekspresi, berkreasi, dan terus berkarya," ungkap Bupati yang akrab disapa Mas Lindra tersebut.
Orang nomor satu di Tuban itu berharap bahwa melalui terselenggaranya kegiatan ini, kesenian tradisional Tongklek dapat lebih dikenal dan diminati masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, tradisi yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dilestarikan dan dikembangkan.
Adapun 21 kelompok yang tampil dalam GENTONG 2026 yakni Ki Darmagati, Prabu Kencono, Kali Dingklik, New Revolusi Budoyo, Putro Mbuyut Qori’, Laras Mudho, Somboroyo, Rondho Jepang, Aji Laras, Bodronoyo, Laskar Baladewa, Putra Bima, PMB Reborn, Kartikasura, Ki Mulyo Raharjo, Mocca Reborn, NDS Putro Joyo, Keraton Luwuk, Panji Nada, Asmorondono Budoyo, dan Putra KD.
Sebagai informasi, Tongklek merupakan kesenian musik tradisional khas Tuban yang identik dengan tabuhan kentongan, terutama saat bulan Ramadan. Dalam perkembangannya, kesenian ini memadukan instrumen tradisional dan modern sehingga menghasilkan beragam aransemen yang semakin kreatif.
Melalui GENTONG 2026, peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Tuban menjadi momentum untuk memberikan ruang bagi para pegiat seni sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi dan menumbuhkan kebanggaan terhadap seni budaya lokal. (kdg/yav)










