Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan bersama Kalaksa BPBD Tuban meninjau kesiapan peralatan dalam apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (ist)

Apel Siaga Bencana Karhutla, Kapolresta Tuban: Implementasi Program Quick Wins Kapolri

Tubankab – Polresta Tuban Polda Jatim menggelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (21/10). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus menanggulangi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Tuban.

Apel gabungan ini diikuti personel Polresta Tuban beserta jajaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi lintas sektor lainnya, termasuk Dinas Kesehatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi.

Kapolresta Tuban, Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr. Opsla., menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan implementasi program Quick Wins Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”, sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Selain memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana (sarpras), kegiatan ini bertujuan menyelaraskan langkah antarinstansi dalam mencegah karhutla.

“Apel siaga ini adalah wujud nyata komitmen dan kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan,” tulis Kombes Pol Jazuli Dani dalam siaran persnya.

Ia menjelaskan, karhutla merupakan permasalahan serius yang membutuhkan perhatian khusus. Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga memicu bencana asap yang mengganggu kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, penanggulangan karhutla harus dilakukan secara terpadu, terencana, dan berkelanjutan. Strateginya meliputi pencegahan, deteksi dini, penanganan cepat, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan.

“Apabila terjadi kebakaran, penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional,” tegas Kapolresta Tuban.

Kombes Pol Jazuli Dani juga mengingatkan bahwa Kabupaten Tuban memiliki wilayah yang didominasi kawasan hutan, lahan pertanian, perkebunan, serta area terbuka. Kawasan tersebut membutuhkan pengawasan ketat, terutama saat memasuki periode cuaca kering.

Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, petugas kesehatan, hingga masyarakat, sangat penting agar penanganan di lapangan berjalan optimal.

“Dengan sinergi yang kuat, kita berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya.

Melalui apel siaga ini, seluruh personel gabungan diharapkan semakin siap, tanggap, dan solid dalam melindungi masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Tuban yang aman dari ancaman karhutla. (hei/yav)

comments powered by Disqus