Kepala UPT SMPN 1 Tuban bersama guru dan jajaran sekolah menunjukkan trofi prestasi siswa dalam POPDA Kabupaten Tuban 2026 yang mengantarkan sekolah meraih Juara Umum I. (ist)

Borong 7 Emas, SMPN 1 Tuban Raih Juara Umum I POPDA 2026

Tubankab - SMPN 1 Tuban keluar sebagai Juara Umum I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Tuban 2026 setelah mengoleksi 18 medali, terdiri atas 7 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Capaian ini diraih melalui enam cabang olahraga, yakni futsal, bola basket, petanque, atletik, tenis meja, dan bulu tangkis.

Plt. Kepala UPT SMPN 1 Tuban, Rr. Lulus Triatmi S., M.Pd., menyambut bangga keberhasilan para siswa. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, guru pembina, serta dukungan orang tua. 

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak dalam POPDA Kabupaten Tuban 2026. Raihan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMPN 1 Tuban. Kami berharap pencapaian ini tidak membuat anak-anak cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya kepada reporter tubankab.go.id, Kamis (22/10).

Disebutkan Lulus—sapaan akrabnya—di cabang atletik, Daris Firman Firdaus dari kelas 8A meraih emas pada nomor lari 3.000 meter dan 1.500 meter putra. Fahmara Putri Salsabila dari kelas 8F juga membukukan dua emas melalui nomor lari 100 meter dan lompat jauh putri.

Sementara itu, cabang bulu tangkis menyumbangkan dua emas melalui Zalfa Nuha Meivandra Putri dari kelas 9F. Ia menjuarai nomor tunggal putri dan ganda putri bersama Qanita Husna Arifa dari kelas 7C. Qanita juga meraih perunggu tunggal putri, sedangkan Zalfa bersama Alfarizy Azrill Rochman dari kelas 9D memperoleh perunggu ganda campuran.

Medali emas lainnya datang dari cabang futsal setelah tim putra SMPN 1 Tuban meraih juara pertama. Tim yang diperkuat 14 siswa kelas VII hingga IX tersebut menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi sekolah.

Di cabang bola basket, tim putri meraih perak nomor 5x5, sedangkan tim putra membawa pulang perunggu dari nomor 5x5 dan 3x3. Dua medali perak juga diperoleh dari cabang petanque melalui tim Triple Mix A dan Triple Mix B.

Adapun dari tenis meja, Michele Al Hakim dari kelas 8C meraih perak tunggal putri dan perunggu ganda putri bersama Athifa Alayya Shafa dari kelas 7C.

Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi tidak terlepas dari latihan, kedisiplinan, dan komitmen. Sekolah, lanjutnya, berupaya memberi ruang bagi siswa untuk mengenali dan mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. “Kami meyakini bahwa prestasi tidak diraih secara instan, tetapi melalui latihan, kedisiplinan, dan komitmen. Kami ingin setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, siswa perlu membagi waktu antara belajar dan berlatih serta menjaga kondisi fisik dan mental. Dalam proses tersebut, dukungan guru, pelatih, dan orang tua diperlukan agar siswa dapat berkembang tanpa mengabaikan pendidikan.

Lebih dari sekadar medali, Lulus berharap pembinaan olahraga juga membentuk karakter siswa, seperti sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan mental pantang menyerah. “Kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada kompetisi berikutnya. Kami juga ingin semakin banyak siswa yang berani menunjukkan bakat dan kemampuannya,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia berpesan agar para siswa tidak takut mencoba dan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. “Teruslah belajar, berlatih, menjaga disiplin, dan menghargai proses. Prestasi dapat diraih ketika ada kemauan, usaha, serta dukungan dari lingkungan sekitar,” pungkasnya. (yav)

comments powered by Disqus