Bupati Tuban Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati
- 28 October 2026 12:21
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 20
Tubankab – Semangat Sumpah Pemuda tak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata, kegigihan dalam menghadapi tantangan, dan kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut mewarnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di halaman Kantor Pemkab Tuban, Rabu (28/10).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, S.E membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Tuban, Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Forkopimda, Sekda Tuban, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Tuban mengungkapkan, tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga oleh kualitas manusia, karakter, dan kepedulian terhadap sesama. “Kita harus bisa menjadi generasi yang unggul, berprestasi, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun silam harus terus hidup dalam karakter setiap generasi penerus bangsa. Persatuan yang dibangun para pemuda pada masa itu menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk mewujudkan cita-cita bersama sebagai bangsa Indonesia.
Generasi muda diharapkan memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara itu, berempati berarti memiliki kepedulian terhadap kondisi dan kesulitan yang dihadapi orang lain.
Mas Lindra menyatakan, pesan tersebut juga mengingatkan bahwa patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.
Mas Bupati mengajak pemuda Kabupaten Tuban agar berani bermimpi, bekerja keras, serta terus berkarya untuk bangsa. Pemuda diharapkan tidak hanya memiliki keberanian untuk memimpin, tetapi juga kesediaan untuk melayani dan membantu sesama.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendorong kontribusi nyata generasi muda dalam pembangunan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan masyarakat maupun dalam berbagai bidang pengabdian.
Melalui momentum ini, semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Tuban untuk mengembangkan potensi, memperkuat persatuan, dan mengambil peran aktif dalam mewujudkan Indonesia yang maju dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. (ags/yav)










