Sosialisasi Gerakan Penyelamatan Pangan kepada pengelola SPPG se-Kabupaten Tuban di Aula DKP2P Tuban. (ist)

Cegah Food Waste, DKP2P Tuban Libatkan SPPG Selamatkan Pangan

Tubankab – Upaya menyediakan makanan bergizi perlu diimbangi dengan pengelolaan pangan yang bijaksana. Untuk mencegah pemborosan makanan dan memaksimalkan pemanfaatan sisa pangan, Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) mengajak seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berperan aktif dalam Gerakan Penyelamatan Pangan. Ajakan tersebut disampaikan dalam sosialisasi yang digelar di Aula DKP2P Tuban, Kamis (25/6).

Kegiatan ini diikuti 20 Koordinator Kecamatan SPPG dan 20 Petugas Pengawas Produksi dan Kualitas SPPG se-Kabupaten Tuban. Adapun narasumber yang dihadirkan yaitu perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta Sekretaris Komisi III DPRD Tuban, Sumartono.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, melalui Plt. Sekretaris DKP2P Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasati, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tuban dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan. Menurutnya, SPPG memegang peran strategis sebagai penyedia makanan bagi ribuan penerima manfaat setiap hari.

"Karena itu, pengelolaan pangan harus dilakukan secara bijaksana mulai dari proses penyimpanan, penyajian, hingga penanganan sisa makanan," terangnya.

Selain itu, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah memberikan edukasi kepada para penerima manfaat, khususnya para siswa. Tujuannya untuk membiasakan mereka menghabiskan makanan sesuai kebutuhan dan tidak menyisakan makanan secara berlebihan.

Lebih lanjut, sisa makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi manusia tetap memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik. Salah satunya melalui kerja sama dengan peternak lokal untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

"Bisa diberikan gratis atau dikerjasamakan biar jadi income," imbuhnya.

Di samping itu, DKP2P juga mengingatkan pentingnya penerapan keamanan pangan sejak tahap penyimpanan bahan baku. Bahan pangan yang mudah rusak harus disimpan sesuai standar agar kualitas dan keamanannya tetap terjaga.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Tuban berharap seluruh SPPG dapat menjadi pelopor Gerakan Penyelamatan Pangan di Kabupaten Tuban. Selain mampu mengurangi timbulan sampah makanan, langkah tersebut juga mendukung efisiensi pengelolaan pangan, meningkatkan nilai ekonomi dari sisa pangan yang masih dapat dimanfaatkan, serta memperkuat keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi mewujudkan masyarakat Tuban yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. (ags/yav)

comments powered by Disqus