D’Sigar Band, Energi Pelajar Tuban yang Ikut Menghidupkan SeduluRUN Bareng Mas Lindra
- 04 October 2026 13:43
- Yavid
- Umum,
- 7
Tubankab – Di tengah riuh hampir 9.000 pelari dalam Fun Night Color Run SeduluRUN Bareng Mas Lindra, panggung hiburan di kawasan Abirama menjadi salah satu titik yang tak kalah ramai. Musik dan sorak penonton berpadu saat D’Sigar Band, grup musik yang seluruh personelnya masih berstatus pelajar, tampil menghibur masyarakat, Jumat (2/10) malam.
D’Sigar diperkuat enam personel, yakni Raihan pada gitar melodi, Rara sebagai vokalis, Irfandy pada keyboard, Ghania pada gitar ritme, Aimar pada bass, dan Habib sebagai drummer.
Menariknya, keenam personel tersebut kini bersekolah di SMA yang berbeda di Kabupaten Tuban. Meski tak lagi berada di satu sekolah, mereka tetap menjaga kekompakan melalui musik.
Perjalanan D’Sigar bermula pada 2024 ketika para personelnya masih bersekolah di UPT SMP Negeri 3 Tuban. Saat itu, mereka tergabung dalam ekstrakurikuler band dan memiliki prestasi di bidang musik.
Mereka kemudian digabungkan pihak sekolah untuk mewakili sekolah dalam sebuah festival band. Kesempatan itu langsung berbuah prestasi dengan meraih Juara II tingkat Kabupaten Tuban.
“D’Sigar terbentuk sejak 2024, waktu itu kami masih di UPT SMP Negeri 3 Tuban. Kami tergabung dari anak-anak ekstrakurikuler band yang berprestasi di bidang musik, kemudian digabungkan untuk mewakili sekolah dalam festival band dan saat itu langsung mendapat Juara 2 se-Kabupaten Tuban,” ujar Raihan saat dihubungi tubankab.go.id, Minggu (4/10).
Nama D’Sigar pun memiliki cerita tersendiri. Menurut Raihan, nama tersebut merupakan gabungan dari abjad nama para personelnya, yakni D dari FaDil Habibi, S dari Sekar atau Rara, I dari Irfandy, G dari Ghania, A dari Aimar, dan R dari Raihan.
Seiring waktu, keenam personel terus mengasah kemampuan bermusik. Bahkan, beberapa di antaranya telah mulai menekuni alat musik sejak duduk di bangku sekolah dasar.
“Semua personel kami pelajar dan sekarang duduk di kelas X di masing-masing SMA. Beberapa personel juga sudah mulai menekuni alat musik sejak SD,” terang Raihan.
Kesibukan sekolah pun tak membuat mereka meninggalkan musik. Karena kini bersekolah di tempat berbeda, akhir pekan menjadi waktu yang mereka manfaatkan untuk kembali berkumpul dan berlatih.
“Meski tidak lagi satu sekolah, saat Sabtu dan Minggu kami sering mengagendakan jamming, supaya koleksi lagu kami semakin bertambah. Selain itu, kami juga saling berbagi cerita tentang keseharian di sekolah masing-masing,” ungkapnya.
Dari sejumlah panggung yang pernah dijalani, Student Week 2025 menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Raihan. Saat itu, D’Sigar mendapat kesempatan mengisi acara sekaligus mengiringi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bernyanyi.
Pengalaman tersebut kembali mereka rasakan saat D’Sigar dipercaya tampil dalam SeduluRUN Bareng Mas Lindra. Bedanya, kali ini mereka berada di hadapan ribuan masyarakat yang memenuhi kawasan Abirama dan sepanjang rangkaian acara.
“Awalnya kaget, bercampur bangga dan bahagia. Setelah Student Week 2025 kami sempat mengiringi Mas Bupati menyanyi, tahun ini kami kembali mendapatkan kepercayaan untuk menjadi bagian dari event besar yang dinanti banyak masyarakat Tuban,” kata Raihan.
Respons penonton pun menjadi pengalaman tersendiri. Raihan mengaku tak menyangka penampilan D’Sigar mendapat sambutan dari para pelari yang ikut bernyanyi bersama.
“Jujur, kami tidak menyangka. Banyak respect dari para runners. Kami band kecil yang baru belajar dan terus bertumbuh, tetapi dikelilingi banyak masyarakat yang ikut bernyanyi bersama. Tentunya sangat bangga,” tuturnya.
Bahkan, ketegangan yang sempat dirasakan sebelum tampil perlahan berubah menjadi kegembiraan. Para personel ikut larut bersama penonton yang menikmati musik mereka.
“Terharu karena kami dikerumuni banyak orang. Rasanya seperti konser. Kami yang awalnya tegang malah ikut bergoyang menikmati alunan musik,” ujar Raihan.
Menurut Raihan, daya tarik SeduluRUN bukan hanya pada aktivitas lari. Kegiatan tersebut juga mempertemukan masyarakat dari berbagai kalangan dalam suasana yang akrab.
“SeduluRUN menyatukan semua warga Tuban dari segala lini. Semua terasa akrab, begitu dekat. Saat itu yang kami jumpai wajah-wajah bahagia, penuh semangat, hangat, bersahabat, dan penuh tawa,” katanya.
Ada pula satu momen yang paling membekas bagi D’Sigar saat tampil di kawasan Abirama. Para personel menantikan ketika Bupati Tuban melintas di tengah ribuan peserta SeduluRUN.
“Kami menantikan idola kami, Mas Bupati, melintas di Abirama. Saking fokusnya sampai ingin menangis karena tidak menyangka ribuan runners berhamburan dan ikut menikmati lagu-lagu yang kami bawakan,” ungkap Raihan.
Setelah tampil di SeduluRUN, Raihan berharap D’Sigar semakin kompak dan terus berkembang melalui karya-karya baru. Ia juga ingin kemampuan bermusik mereka dapat memberi kontribusi positif bagi Kabupaten Tuban.
“Harapan kami ke depan semoga semakin kompak dan terus mampu berkarya, sehingga bisa memberikan kontribusi untuk Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Namun, mimpi D’Sigar tak berhenti di panggung lokal. Raihan berharap grup musik yang beranggotakan para pelajar itu suatu saat dapat berkembang dan dikenal di tingkat nasional.
“Kami ingin menjadi band besar yang mampu go nasional dan membawa nama baik Kabupaten Tuban,” tegasnya.
Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Raihan berpesan kepada para pelajar Tuban yang memiliki bakat dan cita-cita di bidang musik agar tak mudah menyerah. Sebab, menurutnya, proses menjadi musisi membutuhkan keberanian untuk terus belajar dan mencoba berbagai kesempatan.
“Jangan menyerah, terus belajar. Kalau ada kompetisi atau festival, ikuti. Jangan takut kalah, karena kemenangan besar dari musisi besar juga dibentuk dari banyaknya kegagalan,” pesannya.
Jika SeduluRUN kembali digelar tahun depan, D’Sigar pun siap kembali naik panggung. Bagi mereka, kesempatan tampil di hadapan masyarakat Tuban menjadi pengalaman yang ingin terus diulang.
“Sangat siap. Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Mas Bupati dan Pemkab Tuban yang sudah memberikan kesempatan kepada D’Sigar untuk menjadi bagian dari SeduluRUN,” pungkas Raihan. (kdg/yav)










