Dari Ide ke Layar, Pegiat Medsos dan KIM Belajar Membuat Konten Kreatif, Ini Tujuannya
- 22 September 2026 13:15
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 20
Tubankab – Ide kreatif di media sosial tidak cukup hanya menarik secara visual, tetapi juga perlu mampu menyampaikan pesan dengan baik. Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tuban menggelar Workshop Konten Kreatif di Pendopo Kantor Kecamatan Plumpang, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini diikuti anggota Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dari Kecamatan Plumpang, Widang, dan Rengel. Selain itu, workshop juga diikuti warga Tuban berusia 17–40 tahun yang berasal dari kalangan influencer, pegiat media sosial, hingga perangkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai keterampilan teknis dan literasi digital untuk menghasilkan konten yang informatif, kreatif, dan sesuai dengan karakter media digital.
Acara dibuka Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Kecamatan Plumpang, Devi Linggar Buanasari. Dalam sambutannya, Devi mengajak peserta mengambil peran dalam menyebarkan informasi dan konten positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Lebih lanjut, ia menekankan besarnya peran media digital dalam membentuk persepsi masyarakat. Menurutnya, kemampuan mengelola media sosial dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Siapa pun yang memegang media sosial, maka sejatinya dialah yang memegang persepsi publik. Saya sangat berharap teman-teman peserta di sini bisa menggunakan kekuatan itu untuk memberikan pengaruh dan dampak yang baik bagi masyarakat," tegas Devi.
Untuk memberikan pengalaman yang aplikatif, Diskominfosp Tuban menghadirkan dua praktisi kreatif lokal sebagai narasumber. Sesi pertama diisi Founder Donski Work Studio, Muhammad Ainur Ridho, yang membahas dasar-dasar visual melalui materi bertajuk "Dasar Bikin Desain Biar Nggak Asal Jadi: Biar Nggak Cuma Bagus, Tapi Juga Nyampe".
Selanjutnya, Founder Tuban Cekrek, Muhammad Asyrofi, membagikan teknik, trik, serta pengalamannya dalam membuat video konten kreatif yang menarik bagi audiens digital.
Tak hanya menerima materi, peserta juga aktif berdiskusi selama workshop. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai ide konten hingga persoalan teknis yang ditemui dalam proses produksi di lapangan.
Melalui workshop tersebut, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menghasilkan konten kreatif sekaligus menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (fufu/yav)










