Dari Ketahanan Pangan hingga Fotografi, Pramuka Tuban Ukir Prestasi di Jatim
- 03 September 2026 19:26
- Yavid
- Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati,
- 15
Tubankab – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tuban turut ambil bagian dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur yang digelar di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (2/9).
Kehadiran Kwarcab Tuban dalam momentum tersebut semakin istimewa dengan diraihnya sejumlah prestasi oleh pangkalan dan anggota Gerakan Pramuka Tuban dalam Festival Gugusdepan Produktif Ketahanan Pangan dan Lomba Fotografi Ketahanan Pangan Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih MA Al Hidayah Laju Kidul sebagai Juara Terbaik I Festival Gugusdepan Produktif Ketahanan Pangan. Sementara itu, SMA Negeri 1 Soko berhasil meraih Juara Terbaik III.
Pada kategori Lomba Fotografi Ketahanan Pangan, Eka Wahyu Oktaviana dari SMA Negeri 1 Singgahan berhasil meraih Juara Terbaik II.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka di Kabupaten Tuban tidak hanya aktif dalam kegiatan pembinaan karakter dan kepemimpinan, tetapi juga mampu menghadirkan karya dan inovasi yang sejalan dengan agenda strategis ketahanan pangan.
Dalam apel tersebut, turut dilaksanakan penyematan Lencana Pancawarsa Utama kepada Kak Mukti Utomo, M.Pd., oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur sekaligus Gubernur Jawa Timur, Kak Khofifah Indar Parawansa.
Dalam amanatnya, Khofifah mendorong Gerakan Pramuka untuk terus memperkuat perannya sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda sekaligus mengambil bagian nyata dalam memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk memperkuat organisasi agar semakin modern dan profesional, meningkatkan kontribusi terhadap swasembada pangan, serta menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Khofifah menegaskan, tantangan generasi muda di era perubahan teknologi dan kecerdasan buatan tidak cukup dijawab dengan kemampuan akademik. Untuk itu, diperlukan karakter yang tangguh, adaptif, mampu bekerja sama, peduli, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma harus tetap menjadi fondasi Gerakan Pramuka. Namun, implementasinya perlu terus dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Pramuka adalah gerakan pendidikan yang membentuk karakter melalui pengalaman nyata,” tegasnya.
Selain itu, Khofifah menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung swasembada pangan. Jawa Timur sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional memiliki peluang besar untuk menggerakkan generasi muda agar semakin mengenal pertanian, pangan, lingkungan, dan kemandirian.
Semangat tersebut salah satunya diwujudkan melalui gerakan “Satu Gugus Depan, Satu Ketahanan Pangan” yang dapat disinergikan dengan Program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) Provinsi Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut memberikan apresiasi kepada para tokoh, lembaga, dan anggota Pramuka yang dinilai memberikan kontribusi terhadap kemajuan Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Sementara itu, prestasi yang diraih kontingen dan pangkalan Gerakan Pramuka Tuban mendapat apresiasi dari Kamabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Tuban yang juga Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE.
Mas Lindra menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian yang diraih para anggota Pramuka Tuban. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka mampu melahirkan inovasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan para peraih prestasi. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, dan mengabdi melalui Gerakan Pramuka,” ujar Mas Lindra.
Ia juga mendorong agar semangat dan kreativitas anggota Pramuka Tuban terus dikembangkan, khususnya dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah.
Bagi Pemkab Tuban, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, peduli lingkungan, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Karena itu, capaian MA Al Hidayah Laju Kidul, SMA Negeri 1 Soko, dan Eka Wahyu Oktaviana menjadi energi positif bagi Gerakan Pramuka Tuban untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi terbaik.
Melalui momentum Hari Pramuka ke-65, sinergi antara pemerintah daerah, Kwarcab, satuan pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mencetak generasi muda Tuban yang berkarakter, produktif, inovatif, dan siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (kdg/yav)










