Juara Badminton Nomor Putra Tunggal O2SN Jatim, Fadil Surya Atmaja. (ist)

Fadil Surya Atmaja Juara O2SN Badminton Jatim, Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional

  • 03 July 2026 09:22
  • Yavid
  • Umum,
  • 40

Tubankab - Kekalahan yang pernah dialaminya dari lawan yang sama tidak membuat Fadil Surya Atmaja menyerah. Sebaliknya, pengalaman itu menjadi pelecut semangat hingga akhirnya siswa kelas VI UPT SDN Kebonsari 1 Tuban tersebut berhasil menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang bulu tangkis nomor tunggal putra tingkat Provinsi Jawa Timur dan berhak mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

Prestasi itu diraih Fadil pada O2SN SD tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di GOR Suryanaga, Surabaya, Kamis (2/7). Pada ajang tersebut, atlet binaan PB Jhavanica Tuban itu tampil konsisten hingga meraih gelar juara setelah menghadapi para wakil terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Atas pencapaian tersebut, Fadil mengaku bangga. Baginya, keberhasilan ini menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras menjelang O2SN tingkat nasional. "Saya sangat bangga. Ini menjadi motivasi untuk latihan lebih keras lagi menuju tingkat nasional," ujarnya kepada Reporter Tubankab, Jumat (3/7).

Perjalanan Fadil di dunia bulu tangkis sendiri dimulai sejak 2021. Selama menjalani pembinaan, ia harus rela mengurangi waktu bermain bersama teman-temannya agar dapat berlatih secara rutin.

Diakuinya, tantangan terbesar saat bertanding bukan hanya menghadapi sorakan pendukung lawan, tetapi juga mengatasi tekanan mental. Pasalnya, lawan yang dihadapi pada semifinal dan final pernah mengalahkannya pada turnamen sebelumnya. Pengalaman itu justru menjadi penyemangat untuk membuktikan kemampuannya.

"Saya pernah kalah dari lawan yang saya hadapi di semifinal dan final. Itu justru membuat saya lebih semangat," katanya.

Kini, Fadil memasang target tinggi di O2SN tingkat nasional. Ia berharap mampu meraih gelar juara sekaligus mengharumkan nama Jawa Timur.

Sementara itu, di balik keberhasilan tersebut, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Fadil. Ayahnya, Dwi Martanto, yang juga menjadi pelatih, mengungkapkan bahwa awalnya ia mengarahkan Fadil bermain bulu tangkis agar tidak terlalu sering menggunakan telepon genggam.

"Awalnya supaya anak tidak terlalu sering main HP. Setelah terlihat punya bakat, saya masukkan ke klub. Saya juga membuat lapangan bulu tangkis outdoor di rumah untuk tambahan latihan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dwi Martanto menjelaskan bahwa latihan Fadil tidak hanya dilakukan di klub. Setiap kekurangan yang ditemukan saat latihan akan kembali diasah melalui latihan tambahan di rumah.

Menurutnya, tidak mudah menjalankan peran sebagai ayah sekaligus pelatih. Meski harus memberikan latihan fisik yang cukup berat, semua dilakukan demi perkembangan kemampuan putranya.

Selain keluarga, Dwi juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, KKGO Tuban, UPT SDN Kebonsari 1, serta seluruh pelatih yang telah mendukung perjalanan Fadil.

"Terima kasih kepada Dinas Pendidikan, KKGO Tuban, Bapak Ibu Guru SDN Kebonsari 1 yang hadir langsung memberi dukungan di Surabaya, serta semua pelatih yang pernah membimbing Fadil," ujarnya.

Karena itu, menghadapi O2SN tingkat nasional, Dwi memastikan persiapan akan segera dimulai mengingat waktu yang tersedia cukup singkat. "Setelah ini kami langsung latihan lagi dengan porsi yang lebih maksimal. Mohon doa dari seluruh masyarakat Tuban agar Fadil bisa memberikan hasil terbaik di tingkat nasional," pungkasnya. (yav)

comments powered by Disqus