HKG PKK ke-54 Tuban menjadi momentum memperkuat peran kader dalam pemberdayaan keluarga. (alfie)

HKG PKK ke-54 Tuban, Gerakan Keluarga Jadi Bagian dari Langkah Menuju Indonesia Emas 2045

Tubankab – Keluarga menjadi titik awal dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Dari lingkungan keluarga, nilai, kesehatan, ketahanan pangan, hingga kemandirian ekonomi dibentuk dan dikembangkan. Karena itu, peran gerakan PKK kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Kabupaten Tuban Tahun 2026 di Gedung Korpri Kabupaten Tuban, Selasa (29/9).

Mengusung tema nasional “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, peringatan HKG PKK tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK melalui kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tuban periode 2025–2030, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A PMD) Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo, S.IP., M.M., selaku pendamping TP PKK, serta Ketua TP PKK Kecamatan, sekretaris, bendahara, dan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) I hingga IV se-Kabupaten Tuban.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video sejarah PKK. Selain mengingatkan kembali filosofi perjuangan gerakan PKK, tayangan tersebut menjadi pengingat bagi para kader untuk terus menjalankan 10 Program Pokok PKK demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selanjutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Agus Titik Husniah, S.Pd. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperingati HKG PKK sekaligus menjadi momentum evaluasi dan penyusunan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026.

“Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman anggota dan evaluasi pada 10 Program Pokok PKK tahun 2026 selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” jelas Titik.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tuban periode 2025–2030, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, menegaskan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum gerakan bersama seluruh jajaran penggerak PKK untuk memperkuat peran dalam pembangunan keluarga.

Menurut Ayuk, tema HKG PKK ke-54 mengandung makna penting bagi gerakan PKK untuk kembali meneguhkan jati diri dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai landasan utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

“Makna tema, gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati diri dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pembentuk utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Selanjutnya, Ayuk, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkeadilan dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

“Keluarga adalah unsur terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran besar dalam membentuk karakter suatu bangsa,” terang Ayuk.

Ia menambahkan, penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas program dan kegiatan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa dan keluarga. Oleh karena itu, peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat peran gerakan PKK dalam pembangunan berbasis keluarga melalui optimalisasi 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama.

Dalam kesempatan tersebut, Ayuk juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PKK yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“Mari jadikan peringatan HKG ke-54 sebagai ajang untuk menguatkan komitmen, mempererat kebersamaan, dan meneguhkan semangat pengabdian,” ajak Ayuk.

Setelah peringatan HKG, kegiatan dilanjutkan dengan Rakerda Tahun 2026. Forum ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, menyusun perencanaan kegiatan, serta menyatukan langkah dan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

Melalui Rakerda, jajaran TP PKK Kabupaten Tuban diharapkan dapat menyusun program yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung prioritas pembangunan daerah.

Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas keluarga, penurunan angka stunting, pencegahan perkawinan anak, peningkatan ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan kesehatan masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan posyandu.

Karena itu, Ayuk menegaskan bahwa pencapaian seluruh target tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar program PKK dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semua target tidak akan tercapai tanpa adanya sinergi dan kolaborasi lintas sektor,” pungkas Ketua TP PKK Kabupaten Tuban tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A PMD Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo, S.IP., M.M., selaku pendamping TP PKK, menyampaikan bahwa PKK merupakan mitra pemerintah yang berperan penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah.

“Untuk itu, ayo bergerak antar-PKK untuk solid, saling kolaborasi dan sinergi dengan antarlembaga untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045,” ajak Sugeng.

Ia berharap peringatan HKG PKK ke-54 dapat menjadi momentum bagi TP PKK untuk semakin kuat dan maju, menjadi panutan sekaligus penggerak keluarga, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, baik secara pribadi maupun di lingkungan sekitarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, TP PKK di Kabupaten Tuban diharapkan semakin optimal dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera dan Indonesia Emas 2045. (ansmsn/yav)

comments powered by Disqus