Matangkan Persiapan IGA 2026, Pemkab Tuban Dorong Ekosistem Inovasi dan Layanan Digital di Tiap OPD
- 15 July 2026 22:04
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 16
Tubankab – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah sebagai persiapan menghadapi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat RH Ronggolawe, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tuban, Rabu (15/7).
Keikutsertaan Kabupaten Tuban dalam ajang penilaian tingkat nasional tersebut bukan sekadar mengejar penghargaan. Penilaian Indeks Inovasi Daerah bertujuan mendorong kompetisi positif antarpemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.
Melalui IGA, pemerintah daerah didorong terus melahirkan inovasi pelayanan publik hingga mencapai kategori "sangat inovatif". Selain itu, ajang tersebut juga bertujuan memperkuat penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses inovasi daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, menekankan pentingnya inovasi sebagai instrumen utama dalam memperkuat adaptasi birokrasi di tengah perkembangan teknologi.
"Inovasi merupakan bentuk pembaruan nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di setiap OPD. Ini adalah upaya kita bersama untuk merespons perubahan zaman di era digital, yakni mengubah pola pelayanan dari yang bersifat konvensional menjadi layanan berbasis digital," tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda Tuban itu menyampaikan bahwa setiap inovasi yang dikembangkan akan berdampak pada percepatan tata kelola pemerintahan. Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi yang kuat di setiap perangkat daerah.
"Inovasi harus terus didorong untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, saya meminta seluruh peserta segera menyampaikan hasil sosialisasi ini kepada pimpinan di OPD masing-masing, mulai kepala bidang, sekretaris dinas, hingga kepala perangkat daerah," pesannya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Tuban, Abdul Rakhmat, menegaskan persiapan teknis dan administrasi harus dilakukan secara matang. Karena itu, sosialisasi ini juga membahas indikator penilaian Indeks Inovasi Daerah secara rinci.
"Tujuan utama sosialisasi hari ini adalah menginventarisasi seluruh inovasi yang ada di setiap OPD. Selain itu, kami juga memberikan pendampingan teknis terkait indikator penilaian serta persyaratan yang perlu dipenuhi agar inovasi daerah dapat terdokumentasi dan bersaing secara maksimal pada IGA 2026," ujar Rakhmat.
Melalui ajang IGA, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada daerah yang mampu menghadirkan inovasi penyelenggaraan pemerintahan secara transparan dan berdampak pada peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Tuban optimistis mampu meraih hasil terbaik pada IGA 2026. (fufu/yav)










