MBG untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Wamen Angga Raka Prabowo Tinjau Layanan Berbasis Digital
- 16 October 2026 17:19
- Yavid
- Berita Nasional,
- 14
Tubankab – Pemenuhan gizi anak berkebutuhan khusus memerlukan perhatian terhadap kebutuhan masing-masing anak, termasuk dalam penyajian makanan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Grab dan OVO bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dengan dukungan teknologi digital, Kamis (15/10/2026).
Kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Tangerang Selatan ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung pelaksanaan layanan MBG bagi anak berkebutuhan khusus. Angga mengapresiasi kolaborasi sektor swasta dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya pemenuhan gizi bagi anak sesuai kebutuhan mereka.
“Ini adalah bukti sinergi bahwa program prioritas pemerintah tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga teman-teman yang berusaha di Indonesia, perusahaan-perusahaan atau yayasan-yayasan yang memiliki kepedulian juga memahami pentingnya program ini,” ujar Angga.
Menurutnya, pelaksanaan MBG bagi anak berkebutuhan khusus perlu memperhatikan kandungan gizi sekaligus penyesuaian menu berdasarkan kebutuhan masing-masing anak. Hal ini terlihat dari penyajian makanan yang ditinjau langsung di sekolah.
“Alhamdulillah, tadi saya lihat sendiri anak-anak senang. Makanannya juga sangat baik, penyajiannya dari sisi gizi dan menu yang disajikan sangat baik, sesuai kebutuhan protein, kebutuhan karbohidrat. Karena di sini adalah sekolah khusus, dari anak-anak yang berbagai macam kebutuhan khusus, menunya juga disesuaikan,” tuturnya.
Angga menilai, pemahaman terhadap kebutuhan anak menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat program MBG dapat dirasakan secara optimal. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat perlu memperhatikan karakteristik penerima manfaat agar layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain aspek gizi, Angga juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dalam operasional program MBG yang dijalankan Grab dan OVO. Berdasarkan hasil peninjauan, layanan telah terintegrasi secara digital, mulai dari pemesanan menu oleh pihak sekolah hingga pengiriman makanan dan pelaporan jika ditemukan kekurangan dalam penyajian.
“Setelah ini, tadi kita lihat prosesnya bahwa semuanya full digital. Dari mulai proses pemesanan, sekolah menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh Grab untuk memesan menu seminggu ke depan. Kemudian dari proses delivery-nya juga melibatkan mitra-mitra dari Grab sendiri, sampai nanti proses pelaporan,” jelas Angga.
Ia menjelaskan, kolaborasi ini menunjukkan kontribusi penyelenggara sistem elektronik terhadap program sosial melalui pemanfaatan teknologi dan jejaring mitra. Angga berharap praktik yang telah berjalan dapat menjadi contoh untuk dipelajari, termasuk dalam pengembangan layanan agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, Grab dan OVO memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) untuk mendukung penyediaan MBG. Program ini dijalankan bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dengan melibatkan pelaku usaha kuliner di sekitar sekolah sebagai mitra penyedia makanan.
Melalui program ini, Grab dan OVO telah menjangkau sekitar 5.000 murid di 12 kabupaten/kota dengan melibatkan sekitar 40 mitra usaha. Program yang didanai melalui CSR ini telah berjalan sejak 2024 dan terus dilanjutkan sebagai bentuk partisipasi perusahaan dalam mendukung pemenuhan gizi anak.
Untuk menjaga kualitas layanan, Grab dan OVO mengikuti standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk terkait kandungan gizi, kebersihan, dan kualitas makanan. Perusahaan juga bekerja sama dengan dinas kesehatan serta ahli gizi. Sementara itu, mitra usaha yang terlibat dalam penyediaan makanan telah memperoleh sertifikasi sesuai keterangan pihak penyelenggara.
Di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Tangerang Selatan, satu mitra usaha menyiapkan sekitar 280 porsi makanan setiap hari. Keterlibatan mitra lokal ini sekaligus mendukung penyediaan makanan melalui jejaring usaha yang dikoordinasikan Grab dan OVO bersama yayasan. (*/yav)










