Pemkab Tuban dan IJTI Pantura Raya Perkuat Sinergi Jaga Marwah Jurnalistik. (ist)

Pemkab Tuban Dukung IJTI Jaga Marwah Jurnalistik di Tengah Disrupsi Digital

Tubankab – Pemerintah Kabupaten Tuban menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran insan pers dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya.

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan, Senin (7/9), dan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran IJTI, serta insan pers dari wilayah Pantura Raya.

Kehadiran Pemkab Tuban menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan media. Hal itu dinilai semakin penting seiring perkembangan teknologi digital yang telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi.

Kadiskominfo-SP Tuban, Arif Handoyo, menyampaikan bahwa transformasi digital menuntut pemerintah dan media untuk terus beradaptasi. Namun, menurutnya, perkembangan teknologi tidak boleh menggeser prinsip dasar jurnalistik.

“Di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, sinergi pemerintah dan media menjadi semakin penting. Informasi yang cepat harus tetap dibarengi dengan akurasi, keberimbangan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam membantu masyarakat memahami berbagai perkembangan daerah. Selain menyampaikan informasi, media juga menjadi mitra pemerintah dalam mengomunikasikan program pembangunan, potensi daerah, maupun berbagai kebijakan kepada publik.

Karena itu, hubungan pemerintah dan media perlu terus dibangun dalam semangat kolaborasi yang konstruktif dengan tetap menghormati independensi dan profesionalitas pers.

Hal senada disampaikan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, melalui video ucapan HUT ke-28 IJTI. Bupati memberikan apresiasi kepada IJTI sekaligus berharap organisasi profesi tersebut konsisten menjaga marwah jurnalistik di tengah derasnya arus disrupsi.

“Semoga IJTI terus menjaga marwah jurnalistik, menjunjung tinggi integritas, dan meneguhkan profesionalitas. Terus hadir menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat,” tutur Bupati.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peran jurnalis televisi dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah perubahan ekosistem media. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap memiliki nilai kebenaran dan dapat dipercaya.

“Terus menjaga marwah, terus berkarya, dan terus menjadi penjaga kebenaran di tengah derasnya arus disrupsi,” pesannya.

Bupati berharap IJTI semakin solid, profesional, dan mampu terus berkontribusi dalam memajukan jurnalisme televisi Indonesia.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap IJTI yang selama ini dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kecepatan menjadi salah satu tuntutan utama dalam perkembangan media saat ini. Kendati demikian, kecepatan pemberitaan harus tetap berjalan seiring dengan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan media perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut penting untuk memperluas penyebaran informasi mengenai berbagai potensi dan perkembangan secara positif,” ungkapnya.

Ketua IJTI Korda Pantura Raya, Moh. Mahrus, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjaga independensi dan objektivitas pemberitaan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung proses kerja jurnalistik di wilayah Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Jatim, Heru Wahono Santoso, mengatakan peringatan HUT IJTI menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran strategis jurnalis televisi di tengah transformasi digital.

Menurutnya, semakin tingginya literasi digital masyarakat Jawa Timur menjadi peluang sekaligus tantangan bagi insan pers untuk memperluas jangkauan melalui berbagai platform digital.

Ia mengutip Digital News Report 2026 yang dirilis Reuters Institute, yang mencatat media sosial dan platform video kini menjadi salah satu sumber berita utama masyarakat dunia dengan tingkat penggunaan mingguan mencapai 54 persen. Angka tersebut melampaui televisi sebesar 52 persen serta situs dan aplikasi berita sebesar 51 persen.

“Data ini bukan untuk mengecilkan peran televisi, namun justru menjadi alarm sekaligus peluang bagi seluruh jurnalis televisi untuk terus berinovasi memperkuat kehadiran di platform digital tanpa meninggalkan prinsip jurnalisme yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Heru.

Momentum HUT ke-28 IJTI dengan tema “Menjaga Marwah Jurnalis Televisi di Tengah Badai Disrupsi” tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan teknologi perlu direspons dengan inovasi tanpa kehilangan jati diri jurnalistik.

Bagi Pemkab Tuban, penguatan kolaborasi dengan insan pers menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem informasi publik yang sehat. Dengan demikian, media yang profesional, independen, dan adaptif diharapkan mampu terus menjadi jembatan informasi sekaligus penjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital. (kdg/yav)

comments powered by Disqus