Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-32 Tuban. (agus)

Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-32 Tuban, Jaga Integritas demi Lahirnya Generasi Qurani

Tubankab – Rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-32 Kabupaten Tuban tahun 2026 resmi dimulai dengan pengukuhan dewan hakim dan panitera oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tuban di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Jumat (16/10) malam.

Dewan hakim dan panitera akan bertugas menilai serta mendukung jalannya perlombaan pada 11 cabang yang dipertandingkan dalam MTQ ke-32 tingkat Kabupaten Tuban, Sabtu (17/10).

Ketua LPTQ Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., menekankan bahwa integritas dan objektivitas menjadi kunci utama dalam penyelenggaraan MTQ. Dalam arahannya, ia berpesan agar seluruh dewan hakim dan panitera menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta memberikan penilaian secara objektif sesuai ketentuan dan kriteria yang telah ditetapkan.

Menurutnya, integritas dewan hakim menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas penyelenggaraan MTQ. Karena itu, setiap peserta harus memperoleh kesempatan dan penilaian yang adil berdasarkan kemampuan serta penampilan masing-masing.

“Junjung tinggi kejujuran dan berikan penilaian secara objektif. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme, sehingga hasil perlombaan benar-benar mencerminkan kemampuan para peserta,” pesannya.

Budi Wiyana, yang juga menjabat Sekda Kabupaten Tuban, mengungkapkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk menunjukkan kemampuan membaca, menghafal, maupun melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wahana untuk menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan umat terhadap Alquran.

Kecintaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga diwujudkan melalui upaya mendalami makna dan kandungan Alquran, memahami pesan-pesannya, serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui MTQ ke-32 tingkat Kabupaten Tuban tahun 2026, diharapkan lahir generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang tilawah dan cabang perlombaan lainnya, tetapi juga berakhlak mulia serta menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.

Pemkab Tuban berharap MTQ menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membangun masyarakat yang religius dan berkarakter melalui pengamalan nilai-nilai Alquran. (ags/yav)

comments powered by Disqus