Suasana kampung tematik Tuban Tempo Dulu di Kelurahan Kebonsari yang dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan lingkungan. (miswon)

Tak Henti Berinovasi, Kelurahan Kebonsari Gagas Kampung Tematik “Tuban Kawak”

Tubankab - Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Tuban, terus menunjukkan komitmen dalam melakukan inovasi pembangunan berbasis lingkungan. Setelah meraih predikat Kampung Bersih, Sehat, dan Lestari (Berseri) Mandiri tingkat Provinsi Jawa Timur serta Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat Nasional pada akhir 2025, pada 2026 Kelurahan Kebonsari menggagas pengembangan kampung tematik sebagai langkah lanjutan.

Penyuluh Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban, Kurdiono, selaku pendamping lingkungan hidup tingkat desa dan kelurahan, menyampaikan bahwa capaian prestasi di tingkat provinsi dan nasional perlu diikuti dengan pengembangan berkelanjutan. Upaya tersebut diarahkan agar manfaat program lingkungan semakin dirasakan oleh masyarakat.

Menurutnya, inovasi kampung tematik menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas dampak program yang telah berjalan. Konsep tersebut tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.

“Ke depannya kampung tematik didorong untuk menjadi destinasi wisata karena hal ini juga berkaitan dengan upaya peningkatan pendapatan warga, khususnya pelaku UMKM,” ungkap Kurdiono, Rabu (5/2).

Kurdiono menambahkan, kampung tematik yang dikembangkan di Kelurahan Kebonsari diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kampung lain di Kabupaten Tuban, terutama yang telah berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Kampung tematik tersebut mengusung tema “Tuban Tempo Dulu” dengan branding “Tuban Kawak” sebagai pengembangan dari Kampung Berseri Mandiri dan ProKlim.

“Harapannya, kampung tematik wisata Tuban Kawak ini dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Lurah Kebonsari, Ghufron, menjelaskan bahwa pengembangan kampung tematik tidak hanya menitikberatkan pada konsep berbasis masyarakat. Program ini juga mendorong keterlibatan aktif warga dalam menciptakan ruang kampung yang memiliki ciri khas dan berkelanjutan.

“Setelah mendapatkan predikat kampung berseri mandiri dan ProKlim, harapan ke depan Kebonsari dapat berkembang menjadi kampung tematik,” beber Ghufron yang juga menjabat sebagai Lurah Latsari. (miswon/yavid)

comments powered by Disqus