Anak Tuban Berani Bicara, 203 Peserta Ikuti Festival hingga Puncak Penghargaan di Alun-alun
- 30 August 2025 16:06
- Heri S
- Kegiatan Pemerintahan,
- 71
Tubankab – Forum Anak Kabupaten Tuban sukses menggelar Festival Anak Berani Bicara 2025, sebuah ajang kreativitas yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan dan pendapatnya melalui video pendek. Mengusung tema “Anak Berani Berpendapat dan Memberikan Gambaran Solusi Mengenai Isu-Isu Terkini: Mewujudkan Generasi Emas, Indonesia Maju Sejahtera”, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 203 peserta dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK sederajat serta SLB di Kabupaten Tuban.
Ketua Forum Anak Kabupaten Tuban, Sri Teddy Wiryawan, Sabtu (30/08) menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan lomba melainkan wadah ekspresi anak-anak Tuban. “Anak-anak tidak hanya berhak dilindungi, tetapi juga berhak menyampaikan pendapat. Festival ini menunjukkan bahwa suara anak mampu menjadi pemantik perubahan positif,” ujarnya.
Para peserta diminta membuat video berdurasi maksimal dua menit dengan pilihan tema: Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Kekerasan Seksual pada Anak, Perundungan pada Anak, dan Bahaya Narkoba. Dari ratusan karya yang masuk, terpilih sejumlah karya terbaik yang diumumkan pada puncak acara Titik Kumpul Kebersamaan di Alun-alun Tuban, Jumat (29/08) kemarin.
Adapun Juara Terbaik Festival Anak Berani Bicara 2025:
1. Tsalis Magistra Brilianti (tema Perundungan) – Piala Bupati Tuban
2. Lailatul Fadhillah (tema Kekerasan Seksual) – Piala Wakil Bupati Tuban
3. Graciella Irnanda (tema Makan Bergizi Gratis) – Piala Ketua DPRD Tuban
4. Ziana Saharani (tema Bahaya Narkoba) – Piala Sekda Tuban
5. Redy Septian Alifyanda (tema Perundungan) – Piala Komisi IV DPRD Tuban
Kategori Khusus SLB – Piala Forum Anak:
Mirnanda, Moh. Rosyadi, Muhammad Fahren Abwab, Muhammad Tegar Setyawan, Rifa Walidatul Ramadhani, Shada Shahwatul Islami, Wisnu Kunjoro Muhammad Irfan, dan Wutri Salma Yunia Citra.
Para pemenang terbaik menerima piala, medali, dan sertifikat yang diserahkan langsung oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama jajaran Forkopimda. Sedangkan Piala Forum Anak diserahkan Ketua Forum Anak beserta anggota khusus untuk anak disabilitas. Sementara itu, seluruh peserta festival juga memperoleh medali penghargaan sebagai sang juara karena keberaniannya menyuarakan pemikiran yang nantinya akan dirangkum dan disampaikan kepada pemerintah.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan kebanggaannya terhadap keberanian anak-anak Tuban.
“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak yang berani menyampaikan gagasan dengan cara kreatif dan penuh percaya diri. Festival ini adalah bukti bahwa generasi muda Tuban memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial. Suara anak tidak boleh dipandang sebelah mata, karena dari sinilah lahir ide-ide besar untuk membangun bangsa,” tegasnya.
Mas Lindra juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tuban akan terus mendukung ruang partisipasi anak, agar mereka tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan berani mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Dengan berakhirnya festival ini, Mas Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk tidak takut bersuara, sekaligus menumbuhkan budaya dialog yang sehat sejak dini, yang secara sah diwadahi melalui Forum Anak Kabupaten Tuban. (dadang bs/hei)