BMKG Juanda: Jawa Timur Termasuk Tuban Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember 2025
- 30 November 2025 17:17
- Heri S
- Kegiatan Pemerintahan,
- 192
Tubankab – Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan, menyampaikan peringatan kewaspadaan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi di Jawa Timur pada periode 30 November–9 Desember 2025. Dalam keterangan resmi BMKG Juanda, ia menegaskan bahwa sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tuban, memiliki potensi tinggi mengalami bencana hidrometeorologi akibat peningkatan aktivitas atmosfer.
Taufiq menjelaskan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan, dan dalam sepuluh hari ke depan diprediksi terjadi intensifikasi cuaca ekstrem. Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh adanya gelombang atmosfer Low, Kelvin, dan Rossby yang melintas di atas wilayah Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup tinggi serta kondisi atmosfer yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas turut memperkuat pembentukan awan-awan konvektif pemicu hujan lebat.
“Pertumbuhan awan konvektif akan sangat dominan dalam periode ini. Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, termasuk kemungkinan terjadinya puting beliung maupun hujan es,” jelas Taufiq, Minggu (30/11).
Ia menambahkan, wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau dekat tebing memiliki risiko lebih besar terhadap terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan jarak pandang. Aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas harian dan pekerjaan luar ruang, juga dapat terdampak akibat perubahan cuaca yang terjadi secara mendadak.
Taufiq mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Ia juga meminta masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui citra radar cuaca WOFI, peringatan dini tiga harian, serta peringatan dini 23 jam ke depan yang diperbarui secara berkala di kanal resmi BMKG Juanda.
“Kami mengajak masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini hanya dari sumber resmi BMKG. Informasi dapat diakses melalui website BMKG Juanda, media sosial @infobmkgjuanda, layanan telepon 24 jam, maupun WhatsApp resmi. Dengan kewaspadaan bersama, dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” tegasnya.
Peringatan ini berlaku untuk sebagian besar daerah di Jawa Timur, termasuk Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Banyuwangi, Gresik, Jember, Malang, Mojokerto, Surabaya, dan wilayah lainnya yang diprediksi mengalami peningkatan cuaca ekstrem sepanjang periode tersebut. (dadang bs/hei)










