Bupati Tuban Raih Penghargaan Pembina K3 Kategori Gold, Puluhan Perusahaan Terima Penghargaan K3
- 14 January 2026 18:11
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 46
Tubankab – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/1). Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam membangun ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan penghargaan K3 kepada 717 perusahaan serta kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pembinaan dan penerapan K3. Salah satunya, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky meraih Penghargaan Pembina K3 Terbaik Kategori Gold.
Penghargaan tersebut menegaskan posisi Kabupaten Tuban sebagai daerah yang konsisten mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan tenaga kerja.
Gubernur Khofifah menegaskan keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai luhur yang menjamin hak setiap pekerja untuk pulang dengan selamat. Menurutnya, pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif merupakan fondasi penting pembangunan nasional dan daerah yang berkelanjutan.
“Tidak ada satu pihak pun yang mampu mengelola K3 sendirian. Kolaborasi menjadi kunci agar sistem K3 berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Khofifah.
Ia juga menyampaikan bahwa berkat sinergi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali meraih penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional selama enam kali berturut-turut, sekaligus menjadi provinsi dengan kinerja pengawasan ketenagakerjaan terbaik pada 2025.
Mewakili Bupati Tuban, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, hadir menerima penghargaan tersebut.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Tuban yang telah berkontribusi aktif dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif. Menurutnya, penghargaan ini mencerminkan komitmen bersama dalam menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan tenaga kerja. Budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan dan kesehatan menjadi fondasi penting bagi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha,” ujar Bupati Tuban.
Pada 2026, perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tuban juga mencatatkan capaian dalam ajang Penghargaan K3 Provinsi Jawa Timur. Tercatat sebanyak 31 perusahaan menerima Zero Accident Award (ZAA), sembilan perusahaan menerima penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS), serta enam perusahaan menerima penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis (P2 TB).
Dalam prosesi penyerahan penghargaan secara simbolis, lima perusahaan asal Kabupaten Tuban turut menerima piagam penghargaan sebagai representasi komitmen dunia usaha dalam penerapan K3 secara konsisten dan berkelanjutan. Lima perusahaan tersebut adalah TPPI, IKSG, PLN Nusantara Power, Purbaya Bagelen Mandiri, dan Gasuma Federal Indonesia.
Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Tuban Rohman Ubaid menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendorong penerapan sistem manajemen K3 secara menyeluruh di seluruh perusahaan di Tuban. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara rutin bekerja sama dengan pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur.
“Kami tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga pendampingan langsung ke perusahaan-perusahaan di Tuban. Bersama pengawas ketenagakerjaan dari Disnakertrans Jawa Timur, kami memastikan pelaksanaan K3 berjalan sesuai standar dan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif,” jelas Ubaid.
Ia menambahkan, budaya kerja berbasis K3 memberikan dampak signifikan terhadap keselamatan tenaga kerja, peningkatan produktivitas, serta keberlanjutan perusahaan, sekaligus memperkuat daya saing industri di Kabupaten Tuban.
Momentum Bulan K3 Nasional diharapkan menjadi penguat kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya keselamatan kerja yang mandiri, berkelanjutan, dan berorientasi pada perlindungan manusia sebagai subjek utama pembangunan. (dadang/yavid)










