Final Lomba Literasi Numerasi Tuban 2026, 266 Siswa SD Uji Kemampuan HOTS
- 30 May 2026 20:25
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 24
Tubankab – Sebanyak 266 siswa terbaik tingkat Sekolah Dasar (SD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban mengikuti babak final Lomba Literasi dan Numerasi Tahun 2026 di Lapangan Basket GOR Rangga Jaya Anoraga, Sabtu (30/5). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi, dan numerasi peserta didik sejak usia dini.
Ajang kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban dan Jawa Pos Radar Tuban tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi dan numerasi di lingkungan pendidikan dasar. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian seleksi yang telah dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Tuban pada 18 Mei 2026.
Adapun total peserta pada pelaksanaan tahun ini mencapai 24.327 siswa kelas 3, 4, dan 5 dari SD negeri maupun swasta se-Kabupaten Tuban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 266 siswa terbaik berhasil lolos ke babak final tingkat kabupaten setelah melalui penyisihan ketat di tingkat kecamatan.
Pada babak final, peserta dihadapkan pada 25 soal berbasis High Order Thinking Skills (HOTS) yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Soal terdiri atas 20 pilihan ganda dan lima uraian yang dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemahaman mendalam terhadap literasi dan numerasi.
Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika, mengapresiasi konsistensi kolaborasi yang telah terjalin selama lima tahun terakhir. Menurutnya, ajang tersebut memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban.
"Literasi dan numerasi adalah fondasi krusial bagi masa depan generasi muda," ujarnya.
Senada, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Mokhamad Nurdin, menjelaskan lomba ini memiliki tujuan strategis yang lebih luas, yakni mendorong peningkatan Indeks Literasi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tuban.
"Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan siswa dalam berpikir. Terutama dalam kemampuan berliterasi dan numerasi," katanya.
Di sisi lain, Direktur Jawa Pos Radar Tuban, Tulus Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap akhir kompetisi.
“Peserta yang ada di sini adalah yang terbaik dari masing-masing kecamatan. Ini pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi,” katanya.
Ia berharap sinergi antara media dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban dapat terus berlanjut dan berkembang ke arah yang lebih inovatif. Tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban.
“Kami ingin kegiatan ini terus melahirkan inovasi dan mencetak generasi emas yang cerdas serta berkarakter,” tegasnya.
Melalui ajang ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban berharap semangat belajar siswa terus tumbuh, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis sebagai bekal menciptakan generasi unggul di masa depan. (yavid)










