Kepala Kantor Kemenag Tuban berfoto bersama para peserta KBC usai kegiatan. (yavid)

KBC Dipilotkan di Tuban, Kepala dan Guru Madrasah Se-Kecamatan Tuban Susun Rencana Aksi Pembelajaran

  • 28 January 2026 07:31
  • Yavid
  • Umum,
  • 1431

Tubankab – Lokakarya Piloting Kurikulum Berbasis Cinta KBC dengan dukungan Program INOVASI telah dilaksanakan di Kabupaten Tuban. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas pembelajaran madrasah melalui pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap martabat peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, bertempat di Gedung IAINU Tuban, lokakarya diikuti oleh kepala dan guru madrasah se-Kecamatan Tuban, yang berlangsung selama dua hari pada Selasa 27 Januari hingga Rabu 28 Januari 2026.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pendalaman konsep Kurikulum Berbasis Cinta. Kurikulum ini menempatkan cinta sebagai landasan utama proses pendidikan, yang mencakup cinta kepada Tuhan, sesama manusia, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan tanah air. Pendekatan ini diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, berempati, dan bertanggung jawab.

Selain penguatan konsep, fasilitator mengajak peserta membahas penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran madrasah. Diskusi difokuskan pada penyusunan rencana aksi, pengembangan praktik mengajar yang ramah anak, serta penciptaan iklim belajar yang aman dan inklusif. Pada sesi ini, guru juga merefleksikan praktik pembelajaran agar relasi antara guru dan siswa terbangun secara positif.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami kurikulum secara teoritis. Oleh karena itu, setiap madrasah didorong menyusun langkah konkret agar nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta terintegrasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sehari-hari.

Sejalan dengan tujuan tersebut, kegiatan ini mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Tuban. Dukungan Program INOVASI memperkuat proses pendampingan dan uji coba penerapan kurikulum agar berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

Pada akhir kegiatan, lokakarya secara resmi ditutup oleh Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh peserta dan dukungan Program INOVASI dalam pengembangan pendidikan madrasah di Tuban.

“Terimakasih kami ucapkan atas nama Kantor Kementerian Agama Tuban. Dengan adanya program dari INOVASI ini kita harapkan apa yang diberikan terutama terkait dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ini tidak hanya sekedar di atas kertas, tapi juga ada rencana aksi, output, dan bisa diimplementasikan di lembaga masing-masing,” ujar Umi Kulsum.

Lebih lanjut, perempuan berhijab itu berharap hasil lokakarya segera ditindaklanjuti oleh kepala dan guru madrasah. Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih manusiawi dan berdampak langsung pada pembentukan karakter peserta didik. (yavid)

comments powered by Disqus