Kelola Sampah Bernilai Ekonomi, Bank Sampah Tulip Tuban Jadi Rujukan PKK Sukamara
- 08 June 2026 18:15
- Yavid
- Kegiatan Pemerintahan,
- 25
Tubankab - Sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik terbukti mampu memberi nilai ekonomi bagi warga. Praktik tersebut menjadi perhatian Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, saat melakukan kunjungan kaji tiru ke Bank Sampah Tulip RW 01 Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (8/6).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat yang dinilai berhasil mendorong kepedulian lingkungan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga.
Rombongan TP PKK Kabupaten Sukamara dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum. Kedatangan mereka disambut Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, bersama jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tuban serta pengelola Bank Sampah Tulip.
Selain menjadi sarana pembelajaran, kunjungan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman terkait pengelolaan bank sampah yang melibatkan masyarakat sekaligus memberi nilai tambah dari sampah rumah tangga.
Ketua TP PKK Kabupaten Tuban, Ayuk Krisnawati Joko Sarwono, mengatakan kunjungan tersebut sekaligus mempererat silaturahmi antardaerah serta membuka ruang bertukar pengalaman dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
“Kesempatan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi antarlembaga,” ujarnya.
Menurut Ayuk Krisnawati, Bank Sampah Tulip RW 01 Desa Prunggahan Kulon merupakan bank sampah binaan TP PKK Kabupaten Tuban. Keberadaannya tumbuh dari keterlibatan aktif warga dalam memilah dan mengelola sampah, dengan dukungan pemerintah desa serta berbagai pihak terkait.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pengelolaan sampah di Bank Sampah Tulip tidak berhenti pada upaya menjaga lingkungan tetap bersih. Sampah yang dipilah juga memiliki nilai ekonomi dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Ayuk Krisnawati turut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan TP PKK Kabupaten Sukamara yang memilih Kabupaten Tuban sebagai lokasi kaji tiru.
“Kami berharap kunjungan ini memberi tambahan wawasan dan pengalaman bagi seluruh peserta. Semoga apa yang dilihat di sini bisa menjadi inspirasi untuk dikembangkan di daerah masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk menambah referensi mengenai pengelolaan bank sampah yang telah berjalan di Kabupaten Tuban.
Menurutnya, konsep pengelolaan sampah di Bank Sampah Tulip menunjukkan bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Melalui proses pemilahan dan penjualan sampah, warga juga berpeluang memperoleh tambahan penghasilan.
“Program seperti ini sangat inspiratif. Selain membuat lingkungan lebih bersih, masyarakat juga mendapat manfaat ekonomi. Pengalaman hari ini akan menjadi bahan pembelajaran untuk kami kembangkan di Kabupaten Sukamara,” pungkasnya.
Melalui kunjungan ini, kedua TP PKK berharap pertukaran pengalaman tentang pemberdayaan keluarga dan pengelolaan lingkungan dapat terus berlanjut. (ags/yav)










