IESPA Tuban Resmi Dilantik, Kepengurusan Baru Siap Kembangkan E-Sport di Bumi Wali. (ist)

Langsung Tancap Gas, IESPA Tuban Gelar Kompetisi E-Sport Libatkan 500 Atlet

  • 31 August 2026 07:30
  • Yavid
  • Umum,
  • 192

Tubankab – Lebih dari 500 atlet e-sport dari sejumlah daerah di Jawa Timur meramaikan kompetisi yang digelar Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Tuban selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/8). Gelaran tersebut menjadi salah satu langkah awal IESPA Tuban dalam mengembangkan ekosistem olahraga elektronik di daerah.

Para peserta datang dari berbagai wilayah, seperti Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya, Kediri, hingga Mojokerto. Mereka berkompetisi dalam empat nomor, yakni Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Free Fire, E-Football, dan PUBG Mobile.

Dari empat nomor tersebut, MLBB diikuti 50 tim. Sementara itu, Free Fire diikuti 64 tim, E-Football sebanyak 64 pemain, dan PUBG Mobile 40 pemain.

Besarnya jumlah peserta tersebut menjadi gambaran tingginya animo masyarakat terhadap e-sport di Tuban. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan itu sekaligus mempertemukan para atlet dari berbagai daerah dan membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan.

Kompetisi tersebut berlangsung bertepatan dengan pelantikan Pengurus Kabupaten IESPA Tuban pada Minggu (30/8). Pelantikan dilakukan Pengurus Cabang IESPA Jawa Timur di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Tuban.

Dalam kepengurusan tersebut, Yudha Satria Aditama dipercaya sebagai Ketua Umum IESPA Kabupaten Tuban. Kehadiran kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet sekaligus mendorong penyelenggaraan kompetisi e-sport yang lebih terarah.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tuban Arif Handoyo yang hadir dalam pelantikan mengapresiasi langkah IESPA Tuban. Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi dengan peserta lintas daerah menjadi capaian yang patut diapresiasi bagi organisasi yang baru terbentuk.

“Ini luar biasa. Baru dilantik sudah bisa menyelenggarakan kompetisi yang pesertanya tidak hanya dari Tuban, tetapi juga dari berbagai daerah,” ujar Arif, Minggu (30/8).

Menurut Kadiskominfo SP Tuban itu, keberadaan IESPA perlu diarahkan pada pembinaan yang berkelanjutan. Dengan pola pembinaan yang terarah, atlet e-sport asal Tuban diharapkan dapat berkembang dan mampu bersaing pada jenjang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.

Di sisi lain, kepengurusan IESPA Tuban di bawah Yudha Satria Aditama memiliki pekerjaan untuk membangun ekosistem e-sport yang lebih kuat. Pembinaan atlet menjadi salah satu bagian yang perlu dikembangkan seiring dengan bertambahnya ruang kompetisi bagi para pegiat e-sport.

Melalui kompetisi yang melibatkan ratusan atlet tersebut, IESPA Tuban telah memiliki pijakan awal untuk mengembangkan olahraga elektronik di Bumi Wali. Ke depan, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memberi ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan mengasah kemampuan di bidang e-sport. (yav)

comments powered by Disqus